Blog

  • Mendagri Dorong Percepatan Hunian Tetap untuk Korban Bencana Sumatera, Target 2.600 Unit

    Mendagri Dorong Percepatan Hunian Tetap untuk Korban Bencana Sumatera, Target 2.600 Unit

    Mendagri Dorong Percepatan Hunian Tetap untuk Korban Bencana Sumatera, Target 2.600 Unit
    Mendagri Dorong Percepatan Hunian Tetap untuk Korban Bencana Sumatera, Target 2.600 Unit

    Mendagri Tito Karnavian: Wujudkan Hunian Tetap untuk Korban Bencana
    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menginstruksikan pemerintah daerah (Pemda) untuk segera siapkan data masyarakat terdampak bencana dan pastikan kesiapan lokasi pembangunan hunian tetap (huntap). Langkah ini dilakukan agar penanganan pascabencana lebih cepat dan tepat sasaran.
    2.600 Unit Huntap bagi Tiga Provinsi
    Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan, pemerintah bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia sedang membangun 2.600 unit huntap untuk korban bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Hunian ini ditujukan bagi masyarakat yang rumahnya rusak berat atau hilang akibat bencana.
    Kesiapan Daerah, Kunci Kecepatan Pembangunan
    Tito menambahkan, kecepatan pembangunan huntap sangat tergantung pada kesiapan daerah, terutama dalam penyediaan data korban dan ketersediaan lahan yang clear and clean. Lahan ini harus memiliki status hukum jelas, aman, layak teknis, tidak merusak lingkungan, dan dekat dengan fasilitas sosial seperti pasar, sekolah, dan tempat ibadah.
    Dampak Sosial yang Positif
    Dengan dibangunnya huntap, diharapkan masyarakat korban bencana dapat segera kembali memulai hidup baru dengan layak. Langkah ini juga menjadi contoh kerjasama yang baik antara pemerintah, LSM, dan masyarakat dalam menangani bencana secara efektif.

  • “43 Kepala Kejaksaan Negeri Diturunkan, Ini Reaksi dan Daftar Mutasi dari Jaksa Agung”

    “43 Kepala Kejaksaan Negeri Diturunkan, Ini Reaksi dan Daftar Mutasi dari Jaksa Agung”

    “43 Kepala Kejaksaan Negeri Diturunkan, Ini Reaksi dan Daftar Mutasi dari Jaksa Agung”

    Jaksa Agung ST Burhanuddin kembali melakukan rotasi dan mutasi 68 pejabat di lingkungan Korps Adhyaksa. Dari jumlah itu, sebanyak 43 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) turut berganti.

    Mutasi dan rotasi itu tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor KEP-IV-1734/C/12/2025 tertanggal 24 Desember 2025. Surat itu ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan, Hendro Dewanto.

    “Benar (ada mutasi),” kata Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna kepada wartawan, Jumat (26/12/2025).

  • Eks Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Diteriakkan 10 Tahun Penjara atas Kasus Darurat Militer

    Eks Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Diteriakkan 10 Tahun Penjara atas Kasus Darurat Militer

    Eks Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Diteriakkan 10 Tahun Penjara atas Kasus Darurat Militer
    Eks Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Diteriakkan 10 Tahun Penjara atas Kasus Darurat Militer

    Tuntutan Berat untuk Mantan Pemimpin Korsel
    Jaksa Korea Selatan menuntut hukuman 10 tahun penjara untuk mantan Presiden Yoon Suk Yeol, menandai langkah bersejarah dalam kasus darurat militer yang merenggut stabilitas negara tersebut. Tuntutan ini menggugat tindakan Yoon yang menangguhkan pemerintahan sipil pada Desember 2024, langkah pertama sejak lebih dari empat dekade yang lalu.
    Latar Belakang Kasus
    Yoon menjadi pusat perhatian setelah deklarasi darurat militer yang menimbulkan protes massal dan ketegangan di parlemen. Mantan presiden ini dikabarkan mengecualikan anggota kabinet dari pertemuan darurat militer, serta menghalangi penyelidik untuk menahan dirinya pada bulan Januari.
    Fakta Penting dalam Persidangan
    Jaksa menuduh Yoon menghalangi keadilan dengan tindakan yang diduga mengecualikan anggota kabinet dan menghambat proses hukum. Sejak dicopot dari jabatannya pada April lalu, Yoon telah menghadapi beberapa sidang atas tindakan yang terkait dengan kasus ini.
    Dampak pada Politik Korsel
    Tuntutan ini tidak hanya menyoroti masa lalu Yoon, tetapi juga menggugat sistem demokrasi Korsel. Kecerdasan hukum dan stabilitas politik negara terancam jika kasus ini tidak ditangani dengan adil.
    Penutup: Apakah 10 Tahun Penjara Cukup untuk Menyudahi Krisis Ini?
    Dengan tuntutan ini, Yoon Suk Yeol berada di ujung tanduk sejarah. Namun, pertanyaan tetap melayang: apakah hukuman ini mampu memberikan keadilan yang diharapkan masyarakat Korsel setelah krisis yang tidak pernah terduga ini?

  • Kobbie Mainoo: Masa Depan MU atau Plan B Ruben Amorim?

    Kobbie Mainoo: Masa Depan MU atau Plan B Ruben Amorim?

    Kobbie Mainoo: Masa Depan MU atau Plan B Ruben Amorim?
    Kobbie Mainoo: Masa Depan MU atau Plan B Ruben Amorim?

    Pembuka: Masa Depan Kobbie Mainoo di MU
    Kobbie Mainoo terus menjadi sorotan publikMU karena masa depannya di klub semakin tidak jelas. Gelandang muda berusia 20 tahun ini dipercaya memiliki potensi menjadi andalan Setan Merah, namun kenyataannya, ia lebih sering duduk di bangku cadangan sejak Ruben Amorim mengambil alih kursi manajer. Banyak klub yang tertarik merekrutnya pada musim panas lalu, namun MU tetap menolak tawaran tersebut. Apakah Mainoo benar-benar dianggap sebagai bagian penting dari rencana jangka panjang MU, atau hanya sekadar opsi cadangan bagi Amorim?
    Analisis Mendalam: Statistik dan Taktik
    Menurut data liga, Kobbie Mainoo baru mengemas beberapa menit bermain di bawah Amorim. Pemain yang biasa berposisi sebagai gelandang serang ini jarang mendapat kesempatan untuk menunjukkan kualitasnya di lapangan. Namun, ketika ia diberikan peluang, Mainoo mampu memberikan kontribusi positif dengan beberapa assist menjanjikan. Sayangnya, ketidakstabilannya dalam konsistensi menjadi alasan Amorim lebih memilih pemain lain.
    Pandangan Pelatih: Apa yang Dipikirkan Amorim?
    Ruben Amorim tampaknya memiliki rencana jelas untuk skuatMU. Dengan kehadiran gelandang-gelandang senior seperti Bruno Fernandes, Amorim lebih memilih untuk memprioritaskan mereka daripada memberikan waktu bermain kepada Mainoo. Ini bukan berarti Mainoo tidak memiliki masa depan di MU, namun lebih kepada strategi短期 dari pelatih tersebut.
    Penutup: Prediksi dan Rekomendasi
    Prediksi untuk Kobbie Mainoo musim ini adalah ia akan terus menjadi pemain sayap di bawah Amorim. Namun, jika MU tidak mampu memberikan waktu bermain yang lebih banyak, Mainoo mungkin harus mempertimbangkan untuk pindah klub demi meneguhkan kariernya. Bagi para penggemarMU, ini adalah saat yang tepat untuk terus mendukung Mainoo dan melihat bagaimana kisahnya akan berlanjut di musim-musim mendatang.
    #KobbieMainoo #ManchesterUnited

  • “Ribuan Umat Terjebak di Jeddah, Penerbangan Umrah Lion Air Delay 2 Hari”

    “Ribuan Umat Terjebak di Jeddah, Penerbangan Umrah Lion Air Delay 2 Hari”

    “Ribuan Umat Terjebak di Jeddah, Penerbangan Umrah Lion Air Delay 2 Hari”

    Penerbangan Lion Air nomor JT-111 rute Jeddah-Jakarta yang mengangkut sejumlah jemaah umrah delay sampai 2 hari. Lion Air meminta maaf atas kejadian ini.

    “Lion Air menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh jemaah umrah atas ketidaknyamanan yang dialami akibat keterlambatan keberangkatan penerbangan JT111 rute Jeddah – Jakarta. Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan jemaah senantiasa menjadi prioritas,” ujar Corporate Communications Strategic of Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangannya, Jumat (26/12/2025).

    Danang menjelaskan pesawat Airbus A330 registrasi PK-LEH sebelum berangkat menjalani pemeriksaan teknis rutin. Dalam proses pemeriksaan tersebut, ditemukan komponen yang memerlukan penggantian dan pengerjaan lebih lanjut, sehingga membutuhkan waktu tambahan dan tidak dapat diselesaikan secara instan.

  • Penerbangan Umroh Lion Air Terlambat 2 Hari, Ribuan Jemaah Terdampak!

    Penerbangan Umroh Lion Air Terlambat 2 Hari, Ribuan Jemaah Terdampak!

    Penerbangan Umroh Lion Air Terlambat 2 Hari, Ribuan Jemaah Terdampak!
    Penerbangan Umroh Lion Air Terlambat 2 Hari, Ribuan Jemaah Terdampak!

    Penerbangan Lion Air nomor JT-111 rute Jeddah-Jakarta yang mengangkut sejumlah jemaah umrah delay sampai 2 hari. Lion Air meminta maaf atas kejadian ini.

    “Lion Air menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh jemaah umrah atas ketidaknyamanan yang dialami akibat keterlambatan keberangkatan penerbangan JT111 rute Jeddah – Jakarta. Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan jemaah senantiasa menjadi prioritas,” ujar Corporate Communications Strategic of Lion Group, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangannya, Jumat (26/12/2025).

    Danang menjelaskan pesawat Airbus A330 registrasi PK-LEH sebelum berangkat menjalani pemeriksaan teknis rutin. Dalam proses pemeriksaan tersebut, ditemukan komponen yang memerlukan penggantian dan pengerjaan lebih lanjut, sehingga membutuhkan waktu tambahan dan tidak dapat diselesaikan secara instan.

  • Jelang Libur Akhir Tahun, Polres Kepulauan Seribu Ajak Warga Bersihkan Pantai dari Sampah yang Mencemari

    Jelang Libur Akhir Tahun, Polres Kepulauan Seribu Ajak Warga Bersihkan Pantai dari Sampah yang Mencemari

    Jelang Libur Akhir Tahun, Polres Kepulauan Seribu Ajak Warga Bersihkan Pantai dari Sampah yang Mencemari
    Jelang Libur Akhir Tahun, Polres Kepulauan Seribu Ajak Warga Bersihkan Pantai dari Sampah yang Mencemari

    Polres Kepulauan Seribu bersama warga dan sejumlah pihak terkait menggelar kerja bakti membersihkan pesisir Pantai Sakura, Pulau Untung Jawa. Aksi itu dilakukan menyambut libur akhir tahun 2025.

    Kegiatan dipimpin Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra. Dia menyebut pihaknya berfokus untuk memastikan area wisata dalam kondisi bersih, nyaman, dan menarik untuk dikunjungi wisatawan yang mulai berdatangan pada musim liburan akhir tahun.

    “Kami ingin memastikan wisatawan yang hadir menjelang tahun baru merasakan suasana pantai yang bersih dan terawat. Ini adalah bagian dari pelayanan dan komitmen kami mendukung kenyamanan publik,” kata Argadija dalam keterangannya, Jumat (26/12/2025).

  • Lansia Bandung Teror, Pria Ojol Berjaket ‘Penembak Tersembunyi’?

    Lansia Bandung Teror, Pria Ojol Berjaket ‘Penembak Tersembunyi’?

    Lansia Bandung Teror, Pria Ojol Berjaket 'Penembak Tersembunyi'?
    Lansia Bandung Teror, Pria Ojol Berjaket ‘Penembak Tersembunyi’?

    Seorang pria berinisial HJ (51) menembak seorang lansia menggunakan airsoft gun di sekitar kawasan Asrama Polisi (Aspol) Polrestabes Bandung. Untungnya, korban tidak mengalami luka fatal meski pelaku meletuskan tembakan.

    Dilansir detikJabar , kejadian ini terjadi pada Rabu (24/12/2025). Masalah ini dipicu dugaan penipuan emas oleh pelaku. Korban pun mengejar pelaku.

    Tak diduga, pria berjaket ojol ini malah mengeluarkan senjata api yang belakangan diketahui jenis airsoft gun. Meski sempat meletuskan tembakan ke arah korban, massa yang berdatangan berhasil menghentikan aksinya.

  • **7 Pemain Sepakbola dengan Ayah yang Bermain di Timnas Berbeda**

    **7 Pemain Sepakbola dengan Ayah yang Bermain di Timnas Berbeda**
    **7 Pemain Sepakbola dengan Ayah yang Bermain di Timnas Berbeda**

    Pembuka
    Di dunia sepakbola, keberanian untuk mengambil jalan yang berbeda dari sang ayah tidak jarang terjadi. Banyak anak-anak pemain bola memilih untuk membela negara atau klub yang berbeda dari generasi sebelumnya. Fenomena ini tidak hanya menunjukkan kemandirian, tetapi juga menceritakan kisah-kisah inspiratif tentang dedikasi dan loyalitas. Dari 7 pemain yang terdaftar, setiap cerita memiliki dinamika unik yang menarik untuk diperhatikan.
    Jalannya Pertandingan
    Perbedaan timnas yang dipilih oleh ayah dan anak sering kali tercermin dalam gaya bermain dan strategi yang mereka adopsi. Misalnya, seorang ayah mungkin lebih mengandalkan teknik permainan tradisional, sementara anaknya lebih suka menggunakan pendekatan modern yang lebih dinamis. Ini menunjukkan adaptasi yang terjadi dalam sepakbola modern, dimana generasi muda lebih terbuka untuk mencoba hal-hal baru.
    Statistik Kunci
    Menurut data liga terbaru, dari 7 pemain yang terdaftar, 4 di antaranya berhasil mencetak gol krusial dalam pertandingan internasional. Ini menunjukkan bahwa perbedaan timnas tidak mengurangi kualitas atau kontribusi yang mereka berikan. Bahkan, dalam beberapa kasus, perbedaan tersebut menjadi faktor yang mempengaruhi performa positif mereka.
    Pandangan Pelatih
    Pelatih-pelatih terkemuka sering kali memberikan komentar tentang fenomena ini. Mereka mengatakan bahwa perbedaan timnas yang dipilih oleh ayah dan anak menunjukkan matangnya pemikiran seorang pemain. Dengan tidak terikat pada jejak ayahnya, seorang pemain dapat lebih fokus pada talenta dan kemampuannya sendiri.
    Penutup
    Bagi para penggemar sepakbola, fenomena ini menambah lapisan cerita yang menarik untuk dinikmati. Dengan terus mengikuti perkembangan para pemain ini, kita dapat melihat bagaimana mereka membangun karier yang independen dari ayahnya. Ini juga menjadi ingatkan bahwa sepakbola adalah permainan yang dinamis, dan setiap pemain memiliki kisah unik yang patut diperhatikan.

  • Pemilik Kaget Bangunan Parkir 2 Lantai di Jakut Ambruk: Tak Ada Tanda-tanda – Update 1

    Pemilik Kaget Bangunan Parkir 2 Lantai di Jakut Ambruk: Tak Ada Tanda-tanda – Update 1

    Pemilik Kaget Bangunan Parkir 2 Lantai di Jakut Ambruk: Tak Ada Tanda-tanda - Update 1
    Pemilik Kaget Bangunan Parkir 2 Lantai di Jakut Ambruk: Tak Ada Tanda-tanda – Update 1

    Bangunan parkir dua lantai di Koja, Jakarta Utara (Jakut), ambruk. Pemilik lahan parkir, Ridwan, mengaku kaget saat mengetahui bangunan dua lantai itu ambruk.

    Ridwan mengatakan dirinya mendapat informasi dari warga sekitar terkait bangunan parkirannya ambruk pada Kamis (25/12) pukul 15.10 WIB. Dia mengaku kaget bangunannya ambruk.

    “Informasinya itu saya pokoknya dikasih informasi kalau dari teman kalau apa namanya, tempat parkir saya roboh. Jadi kan itu tempat parkir, di atasnya didak, ada bangunan serbaguna memang sedikit. Jadi itu panjang, cuma seperempatnya itu, ruang serbaguna. Katanya roboh, saya juga kaget,” ujar Ridwan di Koja, Jumat (26/12/2025).