Kebakaran sempat melanda papan billboard di gedung Sarinah, Jakarta Pusat (Jakpus). Saat ini, api sudah berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran (damkar) Jakpus.
“Iya, itu (kebakaran) papan billboard Sarinah, di gedung Sarinah,” kata petugas call center Damkar Jakpus, Abi, saat dihubungi detikcom, Minggu (28/12/2025) pukul 23.25 WIB.
Kebakaran sempat melanda papan billboard di gedung Sarinah, Jakarta Pusat (Jakpus). Saat ini, api sudah berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran (damkar) Jakpus.
“Iya, itu (kebakaran) papan billboard Sarinah, di gedung Sarinah,” kata petugas call center Damkar Jakpus, Abi, saat dihubungi detikcom, Minggu (28/12/2025) pukul 23.25 WIB.
Kebakaran sempat melanda papan billboard di gedung Sarinah, Jakarta Pusat (Jakpus). Saat ini, api sudah berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran (damkar) Jakpus.
“Iya, itu (kebakaran) papan billboard Sarinah, di gedung Sarinah,” kata petugas call center Damkar Jakpus, Abi, saat dihubungi detikcom, Minggu (28/12/2025) pukul 23.25 WIB.
Kebakaran sempat melanda papan billboard di gedung Sarinah, Jakarta Pusat (Jakpus). Saat ini, api sudah berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran (damkar) Jakpus.
“Iya, itu (kebakaran) papan billboard Sarinah, di gedung Sarinah,” kata petugas call center Damkar Jakpus, Abi, saat dihubungi detikcom, Minggu (28/12/2025) pukul 23.25 WIB.
Kebakaran sempat melanda papan billboard di gedung Sarinah, Jakarta Pusat (Jakpus). Saat ini, api sudah berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran (damkar) Jakpus.
“Iya, itu (kebakaran) papan billboard Sarinah, di gedung Sarinah,” kata petugas call center Damkar Jakpus, Abi, saat dihubungi detikcom, Minggu (28/12/2025) pukul 23.25 WIB.
**Nelayan Buton Ter selamat dari Buaya 6 Meter Saat Pulang Melaut**
Latar Belakang Dalam kejadian yang mengejutkan, nelayan bernama Supri (54) di Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara (Sultra), berhasil selamat dari serangan buaya berukuran 6 meter. Kejadian ini terjadi saat korban hendak mengikat perahunya di pinggir pantai Desa Terapung, Kecamatan Mawasangka, pada Sabtu (27/12/2025) pukul 20.00 Wita. Fakta Penting Supri tidak menyadari keberadaan buaya saat melaut pulang. Saat hendak mengikat perahunya di tiang pinggir pantai, ia tiba-tiba diterkam oleh buaya raksasa tersebut. Dengan cepat, korban menanggapi situasi darurat dengan menusuk mata buaya menggunakan benda tajam yang tersedia. Upaya ini berhasil membuat buaya kaget dan kabur ke laut, menyelamatkan Supri dari ancaman kematian. Kapolsek Mawasangka, Iptu Kamaludin, mengonfirmasi kejadian ini kepada wartawan. “Korban selamat dengan luka ringan, namun mentalnya pasti terganggu setelah pengalaman ini,” ujarnya. Dampak dan Tindak Lanjut Kejadian ini telah memicu kekhawatiran di kalangan nelayan setempat. Mereka meminta pemerintah daerah untuk meningkatkan pemantauan dan memberikan informasi lebih lanjut tentang habitat buaya di wilayah tersebut. Pihak kepolisian juga akan melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk memastikan tidak ada buaya lain yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat. Penutup Kisah survival Supri menjadi peringatan penting tentang resiko alam yang harus dihadapi oleh nelayan. Meskipun jarang terjadi, kejadian seperti ini menegaskan pentingnya kesadaran dan persiapan yang matang sebelum melaut.
Cremonese Vs Napoli: Hojlund Merobek Pertahanan Emil Audero
Paragraf Pembuka Napoli sukses menundukkan Cremonese dengan skor 2-0 di lanjutan Liga Italia musim ini, dengan Rasmus Hojlund menjadi penyelamat kemenangan Partenopei melalui brace-nya. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Giovanni Zini, Minggu (28/12/2025), dan sejak awal, kedua tim menampilkan permainan yang menjanjikan. Jalannya Pertandingan Cremonese mencoba mengambil inisiatif di menit ke-7 dengan tembakan jarak jauh Filippo Terracciano, namun upaya tersebut berhasil dihalau oleh kiper Napoli, Vanja Milinkovic-Savic. Namun, Napoli tidak butuh waktu lama untuk membalas. Melalui aksi Leonardo Spinazzola, bola rebound setelah menabrak lini belakang Cremonese, dan Hojlund yang lolos dari jebakan offside berhasil menyambar bola liar untuk menggantungkan skor di menit ke-13. Hojlund kembali menambahkan gol keduanya di babak kedua, memastikan kemenangan Napoli. Statistik Kunci Menurut data liga, Napoli memegang dominasi penguasaan bola hingga 65%, dengan 12 kali tembakan ke arah gawang, 5 di antaranya menjadi gol. Sebaliknya, Cremonese hanya mampu membuat 6 tembakan, dengan 3 di antaranya mengarah ke gawang. Hojlund menjadi kuncinya dengan kinerja impresif di lini depan. Penutup Kemenangan ini memperkuat posisi Napoli di papan atas Liga Italia dan menunjukkan bahwa Hojlund mulai menjadi andalan bagi tim. Fans bisa mulai melihat potensi Napoli dalam gelaran musim ini, terutama dengan performa konsisten seperti ini. Sementara itu, Cremonese perlu memperbaiki pertahanan mereka untuk menghindari kekalahan di pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Gelombang Protes di Tel Aviv Menyebut Namanya: Netanyahu
Latar Belakang Gelombang protes terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan pemerintahannya kembali meredam di Tel Aviv. Ribuan warga mengambil alih jalan-jalan kota untuk mengekspresikan ketidakpuasan terhadap kebijakan yang dianggap merugikan masyarakat. Aksi ini bukan pertama kali terjadi, namun intensitasnya semakin meningkat akhir-akhir ini. Fakta Penting Protes yang terjadi di Tel Aviv didominasi oleh masyarakat muda yang merasa bahwa kebijakan pemerintah tidak mewakili aspirasi mereka. Salah satu poin kontroversi adalah kebijakan yang dianggap tidak adil terhadap minoritas di negara tersebut. Sumber terpercaya menyebutkan bahwa aksi ini juga didukung oleh beberapa tokoh oposisi yang menuntut perubahan lebih substansial dalam sistem pemerintahan. Dampak Aksi protes ini tidak hanya mempengaruhi situasi sosial di Tel Aviv, namun juga menimbulkan gonjang-ganjing di kancah politik Israel. Beberapa analis memprediksi bahwa jika tidak ada tindakan yang cepat, gelombang ketidakpuasan ini bisa meluas ke kota-kota lainnya. Namun, pemerintah Netanyahu tetap bersikukuh bahwa kebijakannya adalah langkah yang tepat untuk memajukan negara. Penutup Protes di Tel Aviv menjadi indikator bahwa kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Netanyahu semakin merosot. Sosok yang pernah menjadi ikon stabilitas Israel kini harus berhadapan dengan realitas bahwa warganya ingin perubahan yang lebih mendasar. Pertanyaannya sekarang: apakah Netanyahu dan pemerintahannya mampu mendengar suara dari rakyatnya sendiri?
**Lebih Dari 20 Negara Tolak Pengakuan Israel atas Somaliland, Gebrakan Diplomatik Menuai Protes Luas**
Latar Belakang Pengakuan Israel atas Somaliland sebagai negara merdeka dan berdaulat, yang dilakukan dengan menandatangani perjanjian hubungan diplomatik, menuai reaksi keras dari lebih dari 20 negara di Timur Tengah, Afrika, dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Pernyataan bersama ini menjadi bukti ketidak согласian internasional terhadap langkah Israel yang dianggap menyalahi prinsip-prinsip internasional. Fakta Penting Somaliland, yang memproklamasikan kemerdekaan dari Somalia pada 1991, telah lama mendesak pengakuan internasional. Namun, hingga kini, pengakuan Israel adalah yang pertama dalam sejarah Somaliland. Presiden Somaliland, Abdirahman Mohamed Abdullahi, menegaskan bahwa pengakuan ini menjadi prioritas utama pemerintahannya sejak menjabat tahun lalu. Protes Luas Lebih dari 20 negara, termasuk anggota OKI, menolak keras pengakuan Israel atas Somaliland. Mereka menilai langkah ini sebagai pelanggaran terhadap resolusi PBB yang mengakui wilayah Somalia sebagai negara utuh. Dengan pernyataan bersama ini, negara-negara tersebut menegaskan komitmen terhadap stabilitas regional dan penghormatan terhadap batas-batas internasional. Dampak Langkah Israel ini tidak hanya menimbulkan kontroversi diplomatik, tetapi juga memicu ketegangan baru di kawasan Timur Tengah dan Afrika. Banyak pihak yang khawatir ini akan menjadi awal dari konflik lebih luas, terutama mengingat posisi strategis Somaliland di Laut Merah. Penutup Pengakuan Israel atas Somaliland sebagai negara merdeka dan berdaulat, meskipun disambut hangat oleh pihak Somaliland, tetap menuai protes dari sejumlah negara. Bagaimana langkah ini akan mempengaruhi dinamika regional dan internasional, serta apakah Somaliland akan mendapatkan pengakuan lebih luas dari komunitas internasional, menjadi pertanyaan menarik untuk dikaji lebih lanjut.