Blog

  • Ternyata Suami Toxic Aniaya Istri di Depok Pecandu Narkoba – Update 1

    Ternyata Suami Toxic Aniaya Istri di Depok Pecandu Narkoba – Update 1

    Ternyata Suami Toxic Aniaya Istri di Depok Pecandu Narkoba - Update 1
    Ternyata Suami Toxic Aniaya Istri di Depok Pecandu Narkoba – Update 1

    Fakta mengejutkan muncul dari pemeriksaan urine tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangg a (KDRT) di Depok. Polisi mengonfirmasi bahwa suami yang tega menganiaya istrinya itu adalah seorang pengguna narkoba.

    Ironisnya, pasangan muda ini baru menikah dua bulan. Penganiayaan ini dipicu emosional suami yang kesal karena tak diberi pinjam ponsel untuk main game online.

    Dirangkum detikcom , peristiwa ini terjadi pada Selasa, 23 Desember 2025, sekitar pukul 15.30 WIB, di kawasan Bedahan, Sawangan, Kota Depok. Kejadian dipicu perselisihan antara suami istri tersebut gara-gara ponsel.

  • Tragedi Pria Gowa Jambret Paman dengan Tombak Akibat Konflik Warisan

    Tragedi Pria Gowa Jambret Paman dengan Tombak Akibat Konflik Warisan

    Tragedi Pria Gowa Jambret Paman dengan Tombak Akibat Konflik Warisan
    Tragedi Pria Gowa Jambret Paman dengan Tombak Akibat Konflik Warisan

    Pria berinisial RK (28) di Kabupaten Gowa , Sulawesi Selatan (Sulsel) ditangkap polisi usai menikam pamannya, MY (55), usai cekcok gegara warisan. Pelaku menikam pamannya pakai tombak.

    “Pelaku sudah kami amankan dan saat ini menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Gowa,” ujar Kanit Jatanras Satreskrim Polres Gowa Ipda Aditya Pamungkas dilansir detilsulsel , Senin (29/12/2025).

    Penikaman itu terjadi Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Gowa, Minggu (28/12) malam. Peristiwa bermula saat korban dan pelaku adu mulut terkait masalah pembagian harta warisan keluarga.

  • Insiden Pinisi Tenggelam di Labuan Bajo: Komisi V DPR Ribut Soal Pengawasan Kapal

    Insiden Pinisi Tenggelam di Labuan Bajo: Komisi V DPR Ribut Soal Pengawasan Kapal

    Insiden Pinisi Tenggelam di Labuan Bajo: Komisi V DPR Ribut Soal Pengawasan Kapal
    Insiden Pinisi Tenggelam di Labuan Bajo: Komisi V DPR Ribut Soal Pengawasan Kapal

    Insiden Mengerikan di Labuan Bajo
    Beberapa hari lalu, dunia pariwisata Indonesia terguncang oleh insiden tenggelamnya kapal pinisi di Labuan Bajo. Insiden ini menarik perhatian Komisi V DPR RI, yang langsung menyorot masalah pengawasan kelaikan kapal. Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, mengungkapkan bahwa pengawasan kelaikan kapal menjadi kewajiban utama, selain perhatian terhadap faktor alam yang tak terduga.
    Latar Belakang dan Fakta Utama
    Dalam pesannya kepada wartawan, Lasarus menegaskan bahwa pengawasan kelaikan kapal harus lebih ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. “Pengawasan kelaikan kapal menjadi sesuatu yang wajib, di samping juga faktor alam yang harus dicermati secara seksama bagi semua kapal yang akan berlayar,” ujarnya, Selasa (30/12/2025).
    Komisi V DPR saat ini tengah menunggu laporan resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengetahui detil penyebab insiden ini. Lasarus juga mengatakan bahwa pihaknya akan mendalami kasus ini lebih lanjut, terutama dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang di masa depan.
    Dampak Sosial dan Politik
    Insiden ini tidak hanya menjadi perhatian masyarakat, tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas pengawasan transportasi maritim di Indonesia. Sejumlah pihak menyoroti kebutuhan akan standar keselamatan yang lebih ketat untuk mencegah tragedi serupa.
    Penutup
    Pergeseran fokus pada pengawasan kelaikan kapal menjadi kunci dalam mencegah insiden seperti ini di masa depan. Dengan laporan resmi dari KNKT dan upaya Komisi V DPR, Indonesia diharapkan dapat meningkatkan sistem pengamanan maritimnya, demi mencegah korban jiwa yang tidak perlu.

  • Anker Musiman, Ini Solusi Agar Tak Hantam Derasnya Arus KRL saat Liburan

    Anker Musiman, Ini Solusi Agar Tak Hantam Derasnya Arus KRL saat Liburan

    Anker Musiman, Ini Solusi Agar Tak Hantam Derasnya Arus KRL saat Liburan
    Anker Musiman, Ini Solusi Agar Tak Hantam Derasnya Arus KRL saat Liburan

    Belakangan ramai di media sosial kepadatan di kereta api sampai membuat seorang anak terhimpit arus penumpang hingga kesulitan untuk keluar dari gerbong. KAI Commuter lantas menyampaikan imbauan untuk anak kereta (Anker) musiman agar tidak naik KRL saat jam sibuk.

    Adapun momen Natal dan Tahun Baru kerap digunakan masyarakat untuk pergi liburan. KRL menjadi salah satu moda transportasi yang diminati warga menuju tempat wisata.

    Kendati demikian, mobilitas warga Jabodetabek hingga saat ini diketahui masih tinggi. Alhasil kepadatan penumpang KRL di masa liburan sekolah Desember 2025 tetap tak terhindarkan di jam-jam sibuk.

  • Kemenangan Pogba Dikecam: Comeback karena Doping kok Dikasih Piala – Update 1

    Kemenangan Pogba Dikecam: Comeback karena Doping kok Dikasih Piala – Update 1

    Kemenangan Pogba Dikecam: Comeback karena Doping kok Dikasih Piala - Update 1
    Kemenangan Pogba Dikecam: Comeback karena Doping kok Dikasih Piala – Update 1

    Gelandang AS Monaco Paul Pogba memenangi penghargaan comeback terbaik baru-baru ini. Keputusan tersebut disorot tajam oleh mantan pesepakbola, Jimmy Cabot.

    Trofi itu didapatkan Pogba dalam penghargaan Globe Soccer Awards 2025, yang diselenggarakan di Dubai, Uni Emirat Arab pada Minggu (28/12). Pemain-pemain top lain macam Ousmane Dembele, Cristiano Ronaldo, Vitinha, dan Lamine Yamal turut menggondol piala di kategori lainnya.

  • Lewandowski Akui Diminta Barcelona Redam Produktivitas Gol

    Lewandowski Akui Diminta Barcelona Redam Produktivitas Gol

    Lewandowski Akui Diminta Barcelona Redam Produktivitas Gol
    Lewandowski Akui Diminta Barcelona Redam Produktivitas Gol

    Pernyataan Mengejutkan Lewandowski
    Robert Lewandowski memberikan pengakuan mengejutkan tentang masa-muanya di Barcelona. Mantan bintang Bayern Munich mengungkap bahwa klub Catalan pernah memintanya untuk meredam produktivitas golnya demi alasan penghematan. Pemain berusia 34 tahun tersebut bergabung dengan Barca pada musim panas 2022 dan langsung menjadi andalan dengan mencatatkan 23 gol di LaLiga dalam 34 laga, yang membantu klub tersebut meraih gelarjuara Liga Spanyol untuk pertama kalinya sejak kepergian Lionel Messi pada 2021.
    Kontrak dan Klausul Misterius
    Analisis mendalam pada kontrak Lewandowski menunjukkan adanya klausul bonus yang menarik. Jika sang striker berhasil mencapai 25 gol di LaLiga, Barcelona wajib membayar 2,5 juta euro sebagai bonus kepada Bayern Munich. Namun, pengakuan Lewandowski bahwa dia pernah diminta untuk meredam golnya menimbulkan pertanyaan tentang motivasi dan dinamika di balik keputusan tersebut.
    Dampak pada Kehadiran Barca
    Jalannya musim 2022-2023 menjadi penting untuk diperhatikan. Lewandowski, dengan torehan golnya, menjadi kunci sukses Barcelona. Namun, jika klub memang pernah memintanya untuk meredam produktivitas, ini menunjukkan strategi yang kontroversial dalam manajemen klub.
    Pandangan untuk Masa Depan
    Prediksi realistis menunjukkan bahwa Barcelona harus lebih transparan dalam komunikasi dengan pemain bintang seperti Lewandowski. Kejadian ini juga menjadi pelajaran bahwa dinamika finansial dan kontrak bisa mempengaruhi performa atlet. Bagi penggemar bola, ini menjadi pengingat bahwa dunia sepakbola tidak hanya tentang skill, tetapi juga strategi dan manajemen yang canggih.

  • BMKG Ungkap: Puting Beliung Bogor Tewaskan Puing Pesawat di Rumah Warga!

    BMKG Ungkap: Puting Beliung Bogor Tewaskan Puing Pesawat di Rumah Warga!

    BMKG Ungkap: Puting Beliung Bogor Tewaskan Puing Pesawat di Rumah Warga!
    BMKG Ungkap: Puting Beliung Bogor Tewaskan Puing Pesawat di Rumah Warga!

    BMKG buka suara soal puting beliung yang melemparkan puing pesawat bekas hingga menimpa rumah warga di Kemang, Bogor, Jawa Barat (Jabar). BMKG menjelaskan puting beliung muncul dari awan cumulonimbus saat cuaca ekstrem .

    “Faktor utama, puting beliung adalah fenomena angin berputar dengan kecepatan tinggi, biasanya muncul dari awan cumulonimbus saat cuaca ekstrem lokal,” kata Guswanto kepada wartawan, Selasa (30/12/2025).

    Guswanto menerangkan puting beliung bisa terjadi lantaran perbedaan suhu dan kelembapan yang memengaruhi ketidakstabilan atmosfer. Puting beliung ini bergerak melingkar dengan kecepatan lebih dari 34,8 knot.

  • “Siapa yang Membuatwaves di Daftar Tim Lolos ke 16 Besar Piala Afrika 2025?”

    “Siapa yang Membuatwaves di Daftar Tim Lolos ke 16 Besar Piala Afrika 2025?”

    “Siapa yang Membuatwaves di Daftar Tim Lolos ke 16 Besar Piala Afrika 2025?”

    Sebanyak 6 tim sudah memastikan lolos ke 16 besar Piala Afrika 2025. Berikut mereka yang maju ke babak berikutnya.

    Dua tim terbaru yang melenggang ke 16 besar adalah Maroko dan Afrika Selatan. Keduanya menang pada laga terakhir grup masing-masing.

    Maroko mengalahkan Zambia 3-0 di Prince Muolay Abdellah Stadium, Rabat, Selasa (30/12) dini hari WIB. Hasil itu bikin Singa Atlas memimpin Grup A dengan 7 poin.

  • 2.617 Personel Gabungan Siaga, Teguh Lawan Demo Buruh di Monas Hari Ini

    2.617 Personel Gabungan Siaga, Teguh Lawan Demo Buruh di Monas Hari Ini

    2.617 Personel Gabungan Siaga, Teguh Lawan Demo Buruh di Monas Hari Ini
    2.617 Personel Gabungan Siaga, Teguh Lawan Demo Buruh di Monas Hari Ini

    Massa buruh yang menolak UMP DKI Jakarta tahun 2026 kembali menggelar demonstrasi di kawasan Monas, Jakarta Pusat, hari ini. Sebanyak 2.617 personel gabungan diturunkan untuk mengawal demonstrasi dari massa Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

    “Kami menurunkan 2.617 personel gabungan untuk melayani kegiatan penyampaian pendapat di muka umum agar berjalan aman, tertib, dan kondusif,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro, dilansir Antara, Selasa (30/12/2025).

    Diketahui, hari ini massa buruh dari Perda KSPI Provinsi Jawa Barat dan beberapa elemen massa dijadwalkan kembali menggelar demo di Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat. Susatyo memastikan pengerahan personel dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara aman dan tertib.

  • “Konvoi Bendera Bulan Bintang di Aceh: Polemik atau Perhatian yang Berharga?”

    “Konvoi Bendera Bulan Bintang di Aceh: Polemik atau Perhatian yang Berharga?”

    “Konvoi Bendera Bulan Bintang di Aceh: Polemik atau Perhatian yang Berharga?”

    Pembubaran konvoi pembawa bendera Bulan Bintang di Lhokseumawe, Aceh, ramai diperbincangkan di media sosial. Sorotan muncul lantaran beredar narasi adanya kericuhan dan dugaan pemukulan oleh oknum TNI terhadap salah satu massa.

    Diketahui, aksi sekelompok massa menggelar konvoi dan demonstrasi membawa bendera yang identik dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu dilakukan pada Kamis (25/12) pagi yang berlanjut hingga Jumat (26/12) dini hari, di Lhokseumawe . Saat itu, sekelompok masyarakat berkumpul, berkonvoi, dan melaksanakan aksi demonstrasi.

    Sebagian massa mengibarkan bendera bulan bintang yang identik dengan simbol GAM serta berteriak-teriak. Kapuspen Mabes TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menyebut tindakan massa tersebut berpotensi memancing reaksi publik serta mengganggu ketertiban umum, khususnya di tengah upaya pemulihan Aceh pascabencana.