Blog

  • **Ketua MA: Jumlah Hakim Tak Sebanding dengan Perkara, Ancaman pada Keadilan**

    **Ketua MA: Jumlah Hakim Tak Sebanding dengan Perkara, Ancaman pada Keadilan**

    **Ketua MA: Jumlah Hakim Tak Sebanding dengan Perkara, Ancaman pada Keadilan**
    **Ketua MA: Jumlah Hakim Tak Sebanding dengan Perkara, Ancaman pada Keadilan**

    Ketua MA Sunarto: Kebutuhan Hakim Meningkat Drastis
    Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto mengecam kondisi kekurangan hakim di Indonesia. Dalam refleksi akhir tahun 2025 di Balairung Gedung MA, Jakarta Pusat, Sunarto menyebutkan bahwa jumlah hakim saat ini jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah perkara yang harus ditangani.
    Fakta Penting: Kebijakan MA dalam Mengatasi Kekurangan Hakim
    Sunarto mengungkapkan bahwa MA terus berupaya untuk menangani masalah ini dengan berbagai kebijakan, termasuk pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan efisiensi proses peradilan. Namun, tantangan tetap berada pada keterbatasan jumlah hakim yang ada.
    Dampak pada Keadilan: Ancaman pada Sistem Hukum
    Kurangnya jumlah hakim dapat mengancam sistem keadilan di Indonesia. Jika tidak segera ditangani, masalah ini dapat menyebabkan penumpukan perkara dan penundaan keputusan, yang pada akhirnya akan merugikan rasa keadilan masyarakat.
    Penutup: Masa Depan Keadilan di Tangan Reformasi
    Kondisi ini menegaskan urgensi reformasi dalam sistem peradilan Indonesia. Dengan menambah jumlah Hakim yang kompeten dan profesional, MA dapat memastikan bahwa setiap perkara ditangani dengan adil dan efisien. Tanpa perubahan signifikan, masa depan keadilan di negeri ini akan tetap dipertanyakan.

  • Haaland Sudah Jadi Top Skor Kedua Man City Sepanjang Masa lho! – Update 1

    Haaland Sudah Jadi Top Skor Kedua Man City Sepanjang Masa lho! - Update 1
    Haaland Sudah Jadi Top Skor Kedua Man City Sepanjang Masa lho! – Update 1

    Jakarta – Baru tiga musim di Manchester City, Erling Haaland sudah jadi top skor kedua Manchester City sepanjang masa. Haaland kini kejar Aguero!

  • “Polri Dapat Sertifikat Nasional, Assessment Center Siap Uji Mental Petugas!”

    “Polri Dapat Sertifikat Nasional, Assessment Center Siap Uji Mental Petugas!”

    “Polri Dapat Sertifikat Nasional, Assessment Center Siap Uji Mental Petugas!”

    Polri berupaya membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Dalam prosesnya, Polri melakukan evaluasi melalui Assessment Center Polri yang telah bersertifikat nasional.

    “Assessment Center kita sudah diakui oleh ISO, yaitu NSI ISO nomor 9001:2015,” kata As SDM Polri, Irjen Anwar, dalam Rilis Akhir Tahun Polri 2025 di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025).

    Irjen Anwar menyebut pihaknya selalu menggunakan Assessment Center untuk menjaring calon pimpinan yang memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas manajerial yang unggul untuk kemudian menduduki sebuah jabatan.

  • [judul]

    [judul]

    [judul]
    [judul]

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan tiga komitmen agar Polri semakin presisi di masa depan. Dia mengatakan Polri akan terus memperbaiki diri.

    Hal itu disampaikan Sigit dalam rilis akhir tahun Polri 2025 di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025). Sigit awalnya menyatakan Polri menyadari pelaksanaan tugasnya selama ini belum sepenuhnya sempurna.

    “Kami menyadari pelaksanaan tugas Polri jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kepada masyarakat Indonesia atas nama Pimpinan Polri dan seluruh keluarga besar Polri kami mengajukan dari lubuk hati yang terdalam permohonan maaf,” ujarnya.

  • Kapolri Sebut Capaian Konkret Polri Demi Sukseskan Program Pemerintah – Update 1

    Kapolri Sebut Capaian Konkret Polri Demi Sukseskan Program Pemerintah – Update 1

    Kapolri Sebut Capaian Konkret Polri Demi Sukseskan Program Pemerintah - Update 1
    Kapolri Sebut Capaian Konkret Polri Demi Sukseskan Program Pemerintah – Update 1

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan sejumlah capaian Mabes Polri dalam rilis akhir tahun. Sigit mengatakan capaian dan kontribusi Polri di berbagai bidang untuk menyukseskan program pemerintah.

    “Dengan berbagai capaian dan kontribusi nyata di berbagai sektor, Polri senantiasa hadir dalam membantu menyukseskan berbagai program pemerintah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membantu menyelesaikan berbagai permasalahan di tengah masyarakat, sebagai wujud komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Sigit di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025).

    Dalam rilis akhir tahun, Sigit menyampaikan kondisi duka Indonesia yang menghadapi tantangan bencana alam di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Polri, kata Sigit, mengerahkan kekuatan personel hingga peralatan untuk memulihkan kondisi warga di tengah bencana.

  • Densus 88 Polri Sukses Tangkap 51 Teroris, Pertahankan Zero Attack di 2025

    Densus 88 Polri Sukses Tangkap 51 Teroris, Pertahankan Zero Attack di 2025

    Densus 88 Polri Sukses Tangkap 51 Teroris, Pertahankan Zero Attack di 2025
    Densus 88 Polri Sukses Tangkap 51 Teroris, Pertahankan Zero Attack di 2025

    Densus 88 Antiteror melaporkan telah menangkap 51 tersangka kasus terorisme selama 2025. Dengan begitu, Densus 88 mempertahankan zero terrorism attack sejak 2023.

    “Densus 88 menangkap 51 tersangka selama tahun 2025. Sementara di tahun 2024, ada 55 tersangka yang ditangkap dan 147 tersangka diamankan di tahun 2023,” ujar Kabareskrim Komjen Syahardiantono di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/12/2025)

    Beberapa kasus terorisme yang menonjol di 2025 adalah radikalisme pada anak di bawah umur, empat rencana aksi terorisme oleh kelompok Ansharut Daulah, 20 rencana aksi serangan oleh anak di bawah umur, penangkapan 7 tersangka terorisme dalam rangka pengamanan Natal dan tahun baru 2025/2026, serta penanganan anak di bawah umur yang terpapar paham kekerasan.

  • Polri Capai 16 Juta Ton Jagung, Dukung Swasembada Pangan!

    Polri Capai 16 Juta Ton Jagung, Dukung Swasembada Pangan!

    Polri Capai 16 Juta Ton Jagung, Dukung Swasembada Pangan!
    Polri Capai 16 Juta Ton Jagung, Dukung Swasembada Pangan!

    Latar Belakang
    Dukung Swasembada Pangan, Polri mencatat capaian signifikan dalam produksi jagung. Di tahun 2025, Polri berhasil meningkatkan produksi jagung hingga 16 juta ton lebih di seluruh daerah, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program nasional swasembada pangan.
    Inti Berita
    Capaian ini disampaikan oleh Asisten SDM Polri Irjen Anwar dalam Rilis Akhir Tahun 2025 Mabes Polri. Anwar menyebutkan bahwa target produksi jagung Polri di 2025 adalah 4 juta ton, yang didukung oleh lahan potensi seluas 1.378.608 hektare. Menariknya, dari target awal satu juta hektare pada tahun 2025, Polri berhasil mengoptimalkan lahan hingga 1.378.608 hektare, menunjukkan kerja keras dalam memaksimalkan sumber daya.
    Dampak
    Perluasan lahan ini tidak hanya meningkatkan produksi jagung, tetapi juga berdampak langsung pada angka produksi nasional, sesuai dengan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Kenaikan produksi ini diharapkan mampu menopang ketahanan pangan nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor.
    Penutup
    Dukung Swasembada Pangan, Polri melalui program ini menunjukkan peran aktif dalam mendorong ketahanan pangan bangsa. Capaian produksi jagung 16 juta ton bukan hanya angka, tetapi juga refleksi dari kerja keras dan komitmen Polri dalam mendukung program nasional yang vital untuk keberlangsungan negeri.
    “`

  • “Purbaya Jawab Maruli soal Jembatan: Saya Baru Tahu Sebelah Banyak Utang”

    “Purbaya Jawab Maruli soal Jembatan: Saya Baru Tahu Sebelah Banyak Utang”

    “Purbaya Jawab Maruli soal Jembatan: Saya Baru Tahu Sebelah Banyak Utang”

    Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa merespons santai pernyataan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak terkait pembangunan jembatan pascabencana di Sumatera. Purbaya mengaku baru mengetahui adanya utang dalam pembangunan jembatan tersebut.

    Hal itu disampaikan Purbaya dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan kementerian/lembaga dan kepala daerah di Aceh, Selasa (30/12/2025). Mulanya, Purbaya mengatakan pihaknya berperan di belakang layar.

    “Jadi, kalau peran Menteri Keuangan agak sedikit, Pak, karena kami di belakang. Kami cuma ya bayar kalau ada tagihan,” kata Purbaya.

  • Siswa SMP Jadi Korban Tawuran di Soetta saat Menuju Rumah Nenek, Ini Fakta Mengejutkannya!

    Siswa SMP Jadi Korban Tawuran di Soetta saat Menuju Rumah Nenek, Ini Fakta Mengejutkannya!

    Siswa SMP Jadi Korban Tawuran di Soetta saat Menuju Rumah Nenek, Ini Fakta Mengejutkannya!
    Siswa SMP Jadi Korban Tawuran di Soetta saat Menuju Rumah Nenek, Ini Fakta Mengejutkannya!

    Seorang siswa SMP berinisial RAF menjadi korban pencurian hingga berujung tas dan ponselnya raih dicuri para pelaku tawuran antarpelajar di kawasan Jalan Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta . Pelaku perampasan saat ini sudah ditangkap.

    Kasatreskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta Kompol Yandri Mono, mengatakan peristiwa terjadi pada Rabu (17/12) yang lalu. Korban bersama temannya, AZK mengaku hendak menuju ke rumah neneknya di Rawa Bokor.

    Saat di lokasi, mereka mendapati temannya yang diduga akan melakukan tawuran. RAF menolak diajak teman temannya untuk tawuran. Teman-teman korban yang saat itu kalah jumlah langsung kabur.

  • Polri Gelar Strategi Baru: Tempatkan Bakomsus untuk Kegagahan Pangan

    Polri Gelar Strategi Baru: Tempatkan Bakomsus untuk Kegagahan Pangan

    Polri Gelar Strategi Baru: Tempatkan Bakomsus untuk Kegagahan Pangan
    Polri Gelar Strategi Baru: Tempatkan Bakomsus untuk Kegagahan Pangan

    Latar Belakang
    Polri terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program prioritas pemerintah, termasuk ketahanan pangan. Salah satu langkah inovatif yang dilakukan adalah penempatan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan dengan efektif.
    Fakta Penting
    Dalam rilis akhir tahun 2025 di Mabes Polri, Asisten SDM Kapolri Irjen Anwar mengungkapkan rencana strategis ini. “Rekrutmen Polri tahun 2025 melibatkan 350 Akpol dan 250 SIPSS, serta penempatan Bakomsus yang spesialis di bidang ketahanan pangan,” jelasnya. Ini menandakan langkah nyata Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah.
    Dampak
    Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pangan di tanah air, memastikan ketahanan pangan menjadi lebih kuat, dan memperkuat sinergi antara instansi pemerintah dengan masyarakat.
    Penutup:
    Melalui penempatan Bakomsus, Polri tidak hanya mendukung program pemerintah, tetapi juga menunjukkan keterlibatan aktif dalam memastikan kesejahteraan masyarakat Indonesia.