
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapan terkait kabar dirinya yang dikabarkan bakal maju sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Menjelang kongres psi yang akan digelar Juli mendatang, Jokowi mengakui bahwa dirinya sudah mendapatkan dukungan dari berbagai tingkatan, namun jumlahnya belum mencukupi.
Latar Belakang
Sebagai Presiden ke-7, Jokowi mulai mendapat perhatian dari internal PSI terkait potensi dirinya untuk memimpin partai tersebut. Kongres PSI yang akan digelar Juli mendatang menjadi momentum penting untuk menentukan arah partai di masa depan.
Fakta Penting
“Dukungan sudah mulai ada dari DPW di provinsi dan DPC di kabupaten/kota, namun belum mencapai target yang diharapkan,” ujar Jokowi dalam pertemuan dengan awak media, dilansir detikJateng, Jumat (13/6/2025). Ia juga menambahkan bahwa dirinya belum benar-benar turun ke bawah untuk meraih dukungan tersebut.
Dampak
Jika Jokowi akhirnya memutuskan maju, ini dapat menjadi tonggak penting dalam sejarah PSI. Namun, Jokowi sendiri masih fokus pada tugas saat ini sebagai presiden. “Saya harus fokus pada tugas saat ini,” tuturnya singkat.
Penutup
Reaksi Jokowi ini menunjukkan bahwa dirinya masih berhati-hati dalam mengambil langkah politik lebih lanjut. Pertanyaan yang muncul adalah, apakah jumlah dukungan yang ada akan mendorongnya untuk terjun lebih jauh ke dalam bursa ketum psi? Hanya waktu yang akan memberikan jawaban.