Kepala Dinas di Banten Tabrak Kerumunan Siswa SD, 1 Orang Meninggal: Tragedi Mengerikan di Depan SDN Sukaratu 5

Kepala Dinas di Banten Tabrak Kerumunan Siswa SD, 1 Orang Meninggal: Tragedi Mengerikan di Depan SDN Sukaratu 5
Kepala Dinas di Banten Tabrak Kerumunan Siswa SD, 1 Orang Meninggal: Tragedi Mengerikan di Depan SDN Sukaratu 5

Tragedi Mengerikan di Depan SDN Sukaratu 5
Kasatlantas Polres Pandeglang, AKP Surya Muhammad, mengungkapkan kecelakaan lalu lintas mengerikan yang terjadi di depan SDN Sukaratu 5, Banten. Mobil pribadi Toyota Inova hitam, dikendarai oleh Ahmad Mursidi, melaju dari arah Perempatan Cikole menuju Pertigaan Cipacung. Namun, di lokasi kejadian, mobil tersebut oleng ke kanan dan menabrak kerumunan siswa yang sedang berada di depan sekolah. Tragisnya, satu orang meninggal dunia akibat insiden ini.
Latar Belakang dan Fakta Utama
Kecelakaan ini terjadi pada Kamis (30/4/2026) dan mengguncangkan masyarakat setempat. Mobil yang dikendarai Ahmad Mursidi, seorang Kepala Dinas di Banten, diduga melaju dengan kecepatan tinggi. Ketika tiba di lokasi, mobil tersebut tidak bisa dikendalikan dan langsung menabrak kerumunan anak-anak yang sedang berada di depan sekolah.
AKP Surya menambahkan, “Kita menjelaskan terkait kecelakaan lalu lintas di depan SDN Sukaratu 5, yang melibatkan kendaraan Toyota Inova hitam yang dikendarai oleh saudara Ahmad Mursidi, yang menabrak kerumunan anak sekolah yang ada di depan SD,” kata AKP Surya, Kamis (30/4/2026).
Dampak dan Reaksi Sosial
Insiden ini telah memicu kecaman dari masyarakat dan pihak sekolah. Orang tua siswa merasa shock dan meminta agar pihak kepolisian segera memeriksa penyebab kecelakaan. Pihak sekolah juga telah menghimbau agar para siswa tetap tenang dan menghindari kerumunan di depan sekolah.
Penutup
Kecelakaan ini tidak hanya menjadi tragedi pribadi bagi korban dan keluarganya, tetapi juga menunjukkan pentingnya pengawasan lalu lintas dan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di jalan. Pihak kepolisian saat ini sedang memroses kasus ini dan akan memberikan informasi lebih lanjut seiring dengan perkembangan penyelidikan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *