
RSUD Bekasi mengungkap 54 korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur telah mendapat perawatan. Mayoritas dari korban mengalami luka memar hingga patah tulang, dan hendak naik ke meja operasi.
“Ada yang dioperasi, kemudian juga persiapan operasi, ada yang patah tulang, ada di beberapa bagian, tangan, kaki,” kata Direktur RSUD Bekasi Ellya Niken Prastiwi kepada wartawan di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026).
Dia melanjutkan, sejumlah korban yang dirawat di RSUD Bekasi telah dipulangkan. Selain itu ada beberapa yang menjalani rawat inap.
Tinggalkan Balasan