
Latar Belakang
Ketua DPRD DKI, Hardiyanto Kenneth, atau akrab disapa Bang Kent, mengecam keras praktik pungutan liar (pungli) terhadap pengemudi bajaj di Tanah Abang. Menurutnya, fenomena ini merugikan pengemudi kecil yang mengandalkan hasil harian untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Fakta Penting
“Praktik pungli ini tidak hanya merugikan rakyat kecil, tetapi juga merusak upaya penataan kawasan yang telah dilakukan pemerintah,” ujar Kent dalam keterangannya, Senin (13/4/2026). Dia menambahkan, Tanah Abang sebagai kawasan strategis, seharusnya bebas dari praktik tidak terpuji.
Dampak
Kritik keras dari Bang Kent ini menunjukkan pentingnya tindakan tegas terhadap pelaku pungli. Dengan mengoptimalkan ketegasan, diharapkan kawasan Tanah Abang dapat menjadi contoh kota yang nyaman dan aman untuk semua lapisan masyarakat.
Penutup
Dengan pernyataan ini, DPRD DKI menegaskan komitmen untuk melindungi rakyat kecil dari praktik tidak bermoral. Pertanyaan yang muncul, bagaimana langkah nyata yang akan diambil pemerintah untuk memastikan Tanah Abang benar-benar bebas dari pungli?
Tinggalkan Balasan