
Panggung politik nasional dikejutkan manuver Majalah Tempo dengan membenturkan dua sosok kunci di lingkaran inti Presiden Prabowo Subianto, yakni Sjafrie Sjamsoeddin dan Sufmi Dasco Ahmad.
Dalam narasi yang digambarkan seolah mereka sedang bersitegang terbuka di “palagan” pasar uang dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bagi mereka yang paham cara kerja intelijen, media dan geopolitik, ini bukan “berita penting” tetapi manuver devide et impera (pecah belah), sengaja ditiupkan untuk mengguncang stabilitas pemerintahan yang sedang solid.