
Pendahuluan
Inter Milan dan AC Milan, dua raksasa Serie A, sedang menghadapi situasi tak biasa. Mereka tidak dapat menggunakan kandang kebanggaan mereka, San Siro/Giuseppe Meazza, untuk beberapa waktu. Inter Milan harus menjamu Torino di U-Power Stadium milik Monza untuk Coppa Italia, sementara AC Milan juga tidak bisa menggelar laga di San Siro saat menjamu Como. Kenapa ini terjadi?
Jalannya Pertandingan
Inter Milan akan menghadapi Torino di perempatfinal Coppa Italia pada 5 Februari 2026. Namun, pertandingan ini tidak akan berlangsung di Meazza seperti biasanya. Alih-alih, laga akan digelar di Monza, U-Power Stadium, kandang Monza. Ini menjadi langkah adaptasi Inter Milan karena kondisi tertentu di San Siro.
Sementara AC Milan, yang biasanya memainkan laga di San Siro, harus menggelar pertandingan di tempat lain saat menjamu Como di giornata ke-24 akhir pekan ini. Kedua klub terpaksa meninggalkan kandang kebanggaan mereka untuk sementara waktu, menimbulkan pertanyaan besar: apa yang sebenarnya terjadi di San Siro?
Statistik Kunci
Dari data liga, San Siro merupakan markas yang penting untuk kedua klub. Inter Milan dan AC Milan sudah terbiasa meraih hasil maksimal di kandang sendiri. Namun, dengan tidak dapat menggunakan San Siro, keduanya harus menyesuaikan strategi. Inter Milan, misalnya, mungkin harus menyesuaikan taktik karena lapangan di Monza berbeda dari Meazza.
Pandangan Pelatih
Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, mungkin telah mempersiapkan timnya untuk menangani situasi ini. Dia mungkin memberikan instruksi khusus kepada pemain untuk beradaptasi dengan lapangan baru. Sementara di AC Milan, Stefano Pioli juga harus melakukan hal serupa saat melawan Como.
Penutup
Masa sulit ini mungkin menjadi ujian bagi kedua klub. Namun, dengan adaptasi yang baik, mereka bisa tetap bersaing di kompetisi. Penggemar bola bisa tetap memantau perkembangan dan menikmati strategi baru yang mungkin ditampilkan kedua klub di laga-laga mendatang.