
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak ada pengurangan anggaran untuk penanganan cuaca ekstrem di Jakarta. Hal itu mencakup upaya normalisasi sungai, pengerukan, hingga pengadaan dan pengoperasian pompa air.
“Hal yang berkaitan dengan penanganan cuaca buruk, normalisasi sungai, seperti Ciliwung dan Krukut, termasuk pembelian pompa-pompa baru, saya tekankan tidak ada pengurangan anggaran,” kata Pramono kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Pramono menyebut cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jakarta dan pantai utara Jawa belakangan ini memerlukan persiapan yang matang. Bahkan Pemprov DKI telah menyiapkan anggaran operasi modifikasi cuaca hingga satu bulan penuh.