
Latar Belakang
Seorang pria berinisial D di Cengkareng, Jakarta Barat, melaporkan tetangganya ke pihak kepolisian setelah mengalami penganiayaan brutal. Kasus ini terjadi usai korban menegur terduga pelaku yang bermain drum dengan volume suara yang mengganggu.
Fakta Penting
Kasus ini mendapat perhatian khusus dari Polda Metro Jaya. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, penganiayaan terjadi saat korban menegur pelaku yang bermain musik dari siang sampai malam. “Ini adalah kasus penganiayaan yang terjadi karena ketidaknyamanan terhadap perilaku tetangga,” ujarnya.
Korban mengaku dicekik dan ditendang oleh pelaku, hingga mengalami luka-luka yang memerlukan perawatan medis. Polda Metro Jaya telah melakukan visum et repertum untuk memastikan kondisi korban dan menunjang penyidikan lebih lanjut.
Dampak
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam menangani konflik dengan tetangga. Polda Metro Jaya juga mengimbau warga untuk tidak segan melaporkan kejadian tidak menyenangkan kepada pihak berwajib.
Penutup
Penganiayaan brutal di Cengkareng ini tidak hanya mengejutkan tetangga-tetangga korban, tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana masyarakat bisa lebih harmonis dalam menyelesaikan konflik sehari-hari. Kasus ini tentu menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan tempat tinggal.