Tag: kampus

  • Profesor Sebagai Teladan Publik – Update 1

    Profesor Sebagai Teladan Publik – Update 1

    Profesor Sebagai Teladan Publik - Update 1
    Profesor Sebagai Teladan Publik – Update 1

    Biasanya ketika seseorang menyebut kata “profesor” otomatis menghadirkan rasa hormat. Gelar itu bukan sekadar penanda kepakaran, melainkan simbol keteladanan yaitu orang yang ilmunya dalam, sikapnya matang, ucapannya tertimbang, dan tindakannya memberi arah. Di ruang-ruang kelas, mahasiswa menatap profesor sebagai cermin masa depan, dimana bukan hanya masa depan karier tetapi masa depan watak. Namun, di tengah hiruk-pikuk dunia akademik hari ini, rasa hormat itu kian sering tergerus oleh kekecewaan. Bukan karena ilmu kehilangan nilainya, melainkan karena keteladanan kehilangan tempatnya.

    Kampus hidup dalam paradoks. Di satu sisi, ia dibebani tuntutan produktivitas seperti publikasi, sitasi, akreditasi, peringkat internasional. Di sisi lain, ia memikul mandat moral berupa menjaga kejujuran ilmiah, merawat kebebasan akademik, membentuk karakter generasi muda.

    Ketika logika kuantifikasi menang telak atas etika, profesor terjebak dalam perlombaan angka. Di titik inilah gelar kerap “cukup” untuk mengukuhkan otoritas, sementara keteladanan dianggap bonus. Padahal, tanpa keteladanan, otoritas berubah menjadi kosong makna.