
Paragraf Pembuka
Pep Guardiola, manajer Manchester City, telah memberikan pernyataan tegas terkait keputusan mengejutkan di final Carabao Cup melawan Arsenal. Meski Gianluigi Donnarumma menjadi kiper utama utamanya, Guardiola menjanjikan starter di bawah mistar untuk James Trafford. Keputusan ini menjadi sorotan utama jelang laga di Wembley.
Analisis Mendalam
Sejak tiba di Etihad Stadium pada musim panas lalu, Donnarumma memang menjadi andalan utama City. Namun, Trafford telah membuktikan dirinya sebagai kiper yang handal, terutama di ajang Carabao Cup. Dari tujuh penampilannya, lima di antaranya menjadi starter di turnamen ini. Pada babak kualifikasi hingga semifinal, Trafford hanya kebobolan dua gol, menunjukkan konsistensi tinggi di bawah mistar.
Perdebatan muncul karena kualitas Arsenal sebagai lawan di final. Banyak pihak mengharapkan Guardiola memilih Donnarumma untuk melindungi gawang, mengingat track record internasional sang kiper. Namun, keputusan Guardiola menunjukkan komitmen kuat terhadap Trafford sebagai bagian penting dari skuad.
Statistik Kunci
– Trafford turun tujuh kali sejak kedatangan Donnarumma.
– Lima di antaranya di Carabao Cup, dengan hanya kebobolan dua gol.
– Donnarumma menjadi starter di 25 pertandingan musim ini, sementara Trafford hanya tujuh.
Pandangan Pelatih
Guardiola menegaskan bahwa keputusannya tidak sembarangan. “James telah bekerja keras, dan dia layak mendapatkan kesempatan ini,” ujar Guardiola usai latihan. “Dia adalah bagian penting dari tim, dan saya percaya pada kemampuannya.”
Penutup
Walaupun kontroversi muncul, Guardiola tetap yakin dengan pilihannya. Fans City pun diharapkan mendukung Trafford sepenuhnya dalam laga final. Bagaimanapun, keputusan ini menjadi ujian nyata bagi Trafford untuk membuktikan diri sebagai kiper kelas dunia.