
Latar Belakang
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, atau Gus Ipul, mengungkapkan rencana Kementerian Sosial untuk menyediakan makan bergizi gratis (MBG) bagi lansia dan penyandang disabilitas. Rencana ini menargetkan lebih dari 100 ribu penerima manfaat, dengan fokus khusus pada lansia terlantar di atas usia 75 tahun dan penyandang disabilitas.
Fakta Penting
Gus Ipul menyebutkan bahwa saat ini, rencana MBG untuk lansia telah mencakup lebih dari 100 ribu orang, sementara untuk penyandang disabilitas baru 36 ribu. “Mudah-mudahan ini bisa diproses lebih cepat,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (8/1/2026).
Selain itu, Gus Ipul juga mengemukakan bahwa pemerintah berencana menambahkan layanan care giver untuk mendukung penerima MBG, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian khusus. Ini merupakan langkah strategis untuk memastikan program ini dapat memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.
Dampak
Rencana ini diharapkan menjadi langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup lansia dan penyandang disabilitas. Dengan adanya care giver, diharapkan penerima MBG dapat mendapatkan bantuan lebih comprehensif, sehingga program ini tidak hanya memberikan makanan, tetapi juga perhatian dan dukungan yang diperlukan.
Penutup
Melalui rencana MBG dan care giver, Gus Ipul menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperkuat sistem proteksi sosial. Namun, tantangan dalam implementasi harus diwaspadai, terutama dalam menjamin kualitas dan keterjangkauan layanan bagi semua penerima manfaat. Apakah rencana ini akan mampu mencapai targetnya? Hanya waktu yang akan memberikan jawaban.