Blog

  • Polwan Polda Metro Soroti Isu Seksisme dalam Aksi Ojol Nasional

    Polwan Polda Metro Soroti Isu Seksisme dalam Aksi Ojol Nasional

    Polwan Polda Metro Soroti Isu Seksisme dalam Aksi Ojol Nasional
    Polwan Polda Metro Soroti Isu Seksisme dalam Aksi Ojol Nasional

    Polisi wanita (polwan) Polda Metro Jaya berada di barisan depan saat memberikan pelayanan kepada massa aksi unjuk rasa dari Dewan Presidium Pusat Koalisi Ojek Online Nasional di silang selatan Monas, Jakarta. Para polwan mengamankan demo driver ojek online ( ojol ) dengan humanis.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan kehadiran polwan di lokasi demo merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri dalam mengawal penyampaian aspirasi masyarakat. Sejumlah Polwan terlihat membentangkan spanduk bertuliskan “Selamat Datang Pejuang Aspirasi” sebagai bentuk sambutan kepada peserta aksi.

    “Polri, khususnya Polwan, hadir untuk melayani dan membangun komunikasi yang baik agar kegiatan berjalan aman dan tertib,” ujar Budi, Kamis (15/1/2026).

  • Soal Keracunan Menu MBG, Menham: Satu Orang pun Tak Boleh Jadi Korban – Update 1

    Soal Keracunan Menu MBG, Menham: Satu Orang pun Tak Boleh Jadi Korban – Update 1

    Soal Keracunan Menu MBG, Menham: Satu Orang pun Tak Boleh Jadi Korban - Update 1
    Soal Keracunan Menu MBG, Menham: Satu Orang pun Tak Boleh Jadi Korban – Update 1

    Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari pemenuhan hak asasi manusia, khususnya bagi anak-anak dalam masa tumbuh kembang. Oleh karena itu, setiap layanan dasar yang diselenggarakan negara wajib memenuhi standar keamanan yang ketat dan dapat dipertanggungjawabkan.

    “Program negara tidak boleh menimbulkan risiko bagi masyarakat, terutama anak-anak. Karena itu, pihak penyedia harus dievaluasi secara menyeluruh untuk memastikan seluruh standar keamanan pangan dipatuhi,” ujar Pigai dalam keterangannya, Kamis (15/1/2026).

    Hal tersebut ia katakan usai menjenguk korban keracunan MBG di RSUD Prof. dr. Soekandar, Mojosari, Jawa Timur, Rabu (14/01).

  • “Korporasi Terpilih di Hari Desa: Apa yang Membuat Mereka Berbeda?”

    “Korporasi Terpilih di Hari Desa: Apa yang Membuat Mereka Berbeda?”

    Boyolali – Menteri Desa Yandri Susanto menegaskan pentingnya sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat desa saat Hari Desa Nasional 2026.

  • Komnas HAM Apresiasi Aurelie Moeremans Berani Suarakan ‘Child Grooming’: Anis Hidayah Mendorong Perhatian Serius pada Kekerasan Terhadap Anak

    Komnas HAM Apresiasi Aurelie Moeremans Berani Suarakan ‘Child Grooming’: Anis Hidayah Mendorong Perhatian Serius pada Kekerasan Terhadap Anak

    Komnas HAM Apresiasi Aurelie Moeremans Berani Suarakan 'Child Grooming': Anis Hidayah Mendorong Perhatian Serius pada Kekerasan Terhadap Anak
    Komnas HAM Apresiasi Aurelie Moeremans Berani Suarakan ‘Child Grooming’: Anis Hidayah Mendorong Perhatian Serius pada Kekerasan Terhadap Anak

    Latar Belakang
    Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Anis Hidayah, menanggapi kasus child grooming yang melibatkan artis Aurelie Moeremans, yang viral setelah buku memoar ‘Broken Strings’ dirilis. Anis mengapresiasi Aurelie atas keberaniannya menyuarakan isu pelecehan anak, menekankan pentingnya perhatian publik terhadap masalah ini.
    Fakta Penting
    Anis Hidayah menyebutkan bahwa Komnas HAM memberikan perhatian khusus pada kasus child grooming, karena dianggap sebagai bentuk kekerasan terhadap anak. “Kami mendukung upaya Mba Rieke Diah Pitaloka di Komisi XIII DPR RI untuk menangani kasus ini,” ujar Anis dalam komunikasi pada Kamis (15/1/2026).
    Dampak Sosial
    Kasus Aurelie menyoroti pentingnya perlindungan hukum dan sosial bagi korban kekerasan seksual. Anis mendorong penguatan regulasi dan edukasi masyarakat untuk mencegah kekerasan terhadap anak.
    Penutup
    Dengan apresiasi Komnas HAM, kasus Aurelie menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya melindungi anak dari kekerasan. Pertanyaan yang harus dijawab: bagaimana kita bisa mencegah dan menangani kasus serupa di masa depan?

  • **”Relawan Kemanusiaan di Yunani: Kasus Sarah Mardini yang Menguji Batas Eropa”**

    **”Relawan Kemanusiaan di Yunani: Kasus Sarah Mardini yang Menguji Batas Eropa”**

    **
    **”Relawan Kemanusiaan di Yunani: Kasus Sarah Mardini yang Menguji Batas Eropa”**

    Latar Belakang
    “Saya tidak berharap apa-apa, tapi siap menghadapi apa pun vonisnya,” kata Pieter Wittenberg kepada Deutsche Welle. Warga negara Belanda ini adalah salah satu dari 24 relawan kemanusiaan yang saat ini diadili di Pulau Lesbos, Yunani, karena membantu pengungsi melintasi laut dari Turki ke Yunani. Sidang yang dilanjutkan di Mytilene, ibu kota Lesbos, pada 15 Januari ini dikenal sebagai Kasus Sarah Mardini, yang mengambil nama dari terdakwa Sarah Mardini, seorang atlet renang dan aktivis asal Suriah.
    Fakta Penting
    Kasus ini tidak hanya tentang tindakan 24 relawan tersebut, tetapi juga menjadi uji coba penting bagi Uni Eropa. Hakim Yunani akan menentukan sejauh mana negara-negara anggota Uni Eropa dapat mempidanakan aksi kemanusiaan di wilayah perbatasannya. Sidang yang diperkirakan akan selesai dalam hitungan hari ini menjadi sorotan internasional, karena putusannya dapat mempengaruhi cara Eropa menangani relawan dan organisasi kemanusiaan yang dituduh melanggar aturan imigrasi.
    Dampak Sosial dan Politik
    Kasus Sarah Mardini mengekspos konflik antara kewajiban kemanusiaan dengan hukum imigrasi yang ketat di Eropa. Putusan hakim tidak hanya akan menentukan nasib 24 relawan ini, tetapi juga akan memberikan contoh bagi negara-negara lain di Uni Eropa dalam menangani kasus serupa. Pertanyaan besar yang muncul adalah: apakah tindakan kemanusiaan akan terus dipidana, ataukah Eropa akan menemukan jalan tengah yang lebih manusiawi dalam menghadapi krisis pengungsi?
    _

  • Ruang Ganti Real Madrid Membisu: Kekalahan Mengejutkan dari Albacete di Copa Del Rey

    Ruang Ganti Real Madrid Membisu: Kekalahan Mengejutkan dari Albacete di Copa Del Rey

    Ruang Ganti Real Madrid Membisu: Kekalahan Mengejutkan dari Albacete di Copa Del Rey
    Ruang Ganti Real Madrid Membisu: Kekalahan Mengejutkan dari Albacete di Copa Del Rey

    Paragraf Pembuka
    Real Madrid mengalami kejutan menyakitkan di babak 16 besar Copa Del Rey, kalah 2-3 dari Albacete, tim divisi dua Spanyol. Atmosfer di ruang ganti El Real terasa berat, dengan tidak adanya suara dari pemain yang biasanya penuh percaya diri. Pertandingan yang digelar di kandang Albacete pada Kamis (15/1) dini hari WIB ini ditandai dengan balas-balasan gol menegangkan.
    Jalannya Pertandingan
    Tuan rumah Albacete memulai dengan kuat, mencetak gol pertama melalui Villar di menit ke-42. Namun, Real Madrid berhasil menyamakan kedudukan melalui Mastantuono di injury time babak pertama. Sayangnya, Albacete kembali unggul di babak kedua dan mempertahankan keunggulannya hingga akhir pertandingan.
    Statistik Kunci
    Menurut data pertandingan, Real Madrid memiliki 69% penguasaan bola, namun kurang efektif dalam mengonversi peluang menjadi gol. Albacete, yang lebih fokus pada serangan balik cepat, mampu memanfaatkan kesempatan dengan baik. Statistik ini menunjukkan bahwa performa Madrid kali ini jauh dari harapan, terutama di ruang ganti yang terlihat tidak ada inspirasi.
    Pandangan Pelatih
    Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, tentu memiliki tugas berat untuk meningkatkan mentalitas tim seusai kekalahan ini. Kekalahan dari tim divisi dua seperti Albacete menjadi pengingat bahwa tidak ada lawan yang mudah di kompetisi sepak bola modern.
    Penutup
    Real Madrid harus segera memulihkan mentalitasnya jika tidak ingin musim ini berjalan dengan lebih sulit. Bagi penggemar bola, pertandingan ini menjadi pengingat bahwa siapa pun bisa mengalami hari yang buruk di lapangan hijau. Tetap semangat untuk El Real!

  • 6 Orang ‘Pak Ogah’ Ditangkap karena Tutup Exit Tol Rawa Buaya

    6 Orang ‘Pak Ogah’ Ditangkap karena Tutup Exit Tol Rawa Buaya

    6 Orang 'Pak Ogah' Ditangkap karena Tutup Exit Tol Rawa Buaya
    6 Orang ‘Pak Ogah’ Ditangkap karena Tutup Exit Tol Rawa Buaya

    Latar Belakang
    Video viral yang menunjukkan enam orang ‘Pak Ogah’ menutup akses keluar Tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, menjadi perhatian publik. Diduga terjadi pungutan liar (pungli) dan penggunaan rantai untuk memblokir exit tol, pihak kepolisian segera bergerak.
    Fakta Penting
    Polda Metro Jaya melibatkan tim gabungan untuk menangani kasus ini. Pada Rabu, 14 Januari 2026, enam orang ‘Pak Ogah’ tersebut berhasil ditangkap. Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengkonfirmasi bahwa aksi ini dilakukan setelah investigasi menyeluruh.
    Dampak
    Kasus ini menunjukkan pentingnya tindakan cepat pihak kepolisian dalam mengatasi masalah pungli yang merugikan masyarakat. Aksi ‘Pak Ogah’ juga memicu protes karena mengganggu kelancaran lalu lintas.
    Penutup
    Dengan ditangkapnya enam orang ‘Pak Ogah’, publik diharapkan lebih waspada terhadap praktik pungli. Polda Metro Jaya menjanjikan investigasi lebih lanjut untuk memastikan keadilan dan kembali menyederhanakan akses tol untuk masyarakat.

  • “Pendiri ESQ: Tes Potensi di Sekolah Rakyat, Contoh Pencerdasan Berkelas!”

    “Pendiri ESQ: Tes Potensi di Sekolah Rakyat, Contoh Pencerdasan Berkelas!”

    “Pendiri ESQ: Tes Potensi di Sekolah Rakyat, Contoh Pencerdasan Berkelas!”

    Sekolah Rakyat yang merupakan inisiasi Presiden Prabowo Subianto mendapatkan sejumlah perhatian, salah satunya terkait penerapan sistem tes potensi siswa berstandar global yang berbasis pada artificial intelligence (AI).

    Tes potensi ini mendapat dukungan dari pelaksana Sekolah Rakyat yakni Kementerian Sosial untuk terus diimplementasikan dalam memetakan calon siswa potensial. Pemanfaatan teknologi ini dinilai menjadi solusi strategis karena Sekolah Rakyat tidak menerapkan tes akademik dalam proses seleksi maupun pembelajaran.

    “Siapa yang merasa sukses angkat tangan,” kata pendiri ESQ sekaligus penggagas DNA Talent Ary Ginanjar Agustian dalam keterangan tertulis, Kamis (15/1/2026).

  • **Gus Ipul tegaskan: Jangan Ada Orang Kaya di Sekolah Rakyat!**

    **Gus Ipul tegaskan: Jangan Ada Orang Kaya di Sekolah Rakyat!**

    **Gus Ipul tegaskan: Jangan Ada Orang Kaya di Sekolah Rakyat!**
    **Gus Ipul tegaskan: Jangan Ada Orang Kaya di Sekolah Rakyat!**

    Latar Belakang
    Menteri Saifullah (Mensos) dan Gus Ipul Yusuf menekankan pentingnya transparansi dalam asesmen siswa Sekolah Rakyat kepada Walikota Palembang, Ratu Dewa dan Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi. Sekolah Rakyat, program pengentasan kemiskinan melalui pendidikan yang digagas Presiden Prabowo Subianto, membutuhkan seleksi ketat untuk memastikan hanya siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang terdaftar.
    Fakta Penting
    Gus Ipul menegaskan, “Jangan main-main. Jangan ada orang kaya masuk. Tidak ada yang boleh nitip,” dalam keterangannya, Kamis (15/1/2026). Peringatan ini menekankan pada integritas program yang dirancang untuk masyarakat kurang beruntung.
    Dampak
    Perhatian Gus Ipul pada transparansi asesmen menunjukkan komitmen kuat untuk mencegah penyalahgunaan program. Ini juga menjadi pengingat penting bagi Pemda untuk memastikan akurasi dan keadilan dalam proses seleksi.
    Penutup
    Dengan teguran tegas ini, Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat harus tetap fokus pada tujuan awalnya: memberikan peluang pendidikan kepada yang benar-benar membutuhkannya. Ini bukan hanya masalah transparansi, tetapi juga soal keadilan sosial yang harus dijaga demi masa depan masyarakat Indonesia.

  • “Jadi Dirtek FC Twente, Ten Hag Sindir Tipis MU: Apakah Ini Penghinaan Terhadap Liga Inggris?”

    “Jadi Dirtek FC Twente, Ten Hag Sindir Tipis MU: Apakah Ini Penghinaan Terhadap Liga Inggris?”

    “Jadi Dirtek FC Twente, Ten Hag Sindir Tipis MU: Apakah Ini Penghinaan Terhadap Liga Inggris?”

    Erik ten Hag resmi emban jabatan Direktur Teknik klub Belanda FC Twente . Dia secara tersirat menyindir Manchester United yang pernah memecatnya.

    FC Twente menunjuk Ten Hag sebagai direktur teknik klub menggantikan Jan Streuer yang pensiun. Ten Hag baru bergabung dengan The Tukkers per 1 Februari 2026.

    Twente bukan klub yang asing bagi Ten Hag. Dia pernah bermain sebagai bek tengah di klub tersebut dan membukukan 257 penampilan, serta mempersembahkan gelar KNVB Cup 2001.