Penulis: admin

  • **Bareskrim Siap Tetapkan Tersangka Kasus Kayu Gelondongan di Sumut, Setelah Banjir Menerjang**

    **Bareskrim Siap Tetapkan Tersangka Kasus Kayu Gelondongan di Sumut, Setelah Banjir Menerjang**

    **Bareskrim Siap Tetapkan Tersangka Kasus Kayu Gelondongan di Sumut, Setelah Banjir Menerjang**
    **Bareskrim Siap Tetapkan Tersangka Kasus Kayu Gelondongan di Sumut, Setelah Banjir Menerjang**

    Progres Penyelidikan Kasus Kayu Gelondongan di Sumatera Utara
    Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri tengah mempersiapkan gelar perkara terkait temuan kayu gelondongan di dua wilayah Sumatera Utara, yakni Garoga, Tapanuli Utara, dan Anggoli, Tapanuli Tengah. Gelar perkara ini akan dilakukan secara bersamaan dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memastikan proses hukum yang transparan dan akuntabel.
    Keterangan dari Dittipidter Bareskrim Polri
    Dalam keterangan pers, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni, mengatakan bahwa pihaknya sedang menunggu hasil gelar perkara dari Kejagung sebelum memutuskan langkah selanjutnya. “Sedang menunggu gelar dengan Kejagung,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (2/1/2026).
    Latar Belakang Temuan Kayu Gelondongan
    Temuan kayu gelondongan ini terjadi setelah banjir bandang melanda wilayah Sumatera Utara pada akhir tahun lalu. Sejumlah kayu yang terdampar di Sungai Garoga dan Sungai Anggoli diduga berasal dari kegiatan ilegal penggundulan hutan yang dilakukan oleh oknum tertentu.
    Fakta Penting dalam Kasus Ini
    Wilayah yang Terdampak: Garoga, Tapanuli Utara, dan Anggoli, Tapanuli Tengah.
    Pihak yang Terlibat: Dittipidter Bareskrim Polri dan Kejaksaan Agung.
    Tujuan Gelar Perkara: Untuk mengumpulkan bukti dan mencari tersangka dalam kasus ini.
    Dampak Sosial dan Ekologis
    Kasus ini tidak hanya menjadi perhatian pihak kepolisian dan jaksa, tetapi juga masyarakat setempat yang merasakan dampak negatif dari banjir dan pencemaran lingkungan akibat kayu gelondongan. Banyak warga yang mengeluhkan sulitnya akses air bersih dan rusaknya ekosistem sungai akibat tumpukan kayu tersebut.
    Penutup
    Dengan adanya langkah cepat dari Bareskrim dan Kejagung, diharapkan kasus ini dapat segera terselesaikan dan pelaku dapat diproses hukum. Namun, pertanyaan yang muncul adalah, apakah upaya ini akan mampu menghentikan praktik ilegal penggundulan hutan di wilayah Sumut yang terus berulang? Wartawan akan terus mengikuti perkembangan kasus ini.

  • Manchester City Gagal Cegah Kebangkitan Sunderland, Ini Penyebabnya

    Manchester City Gagal Cegah Kebangkitan Sunderland, Ini Penyebabnya

    Manchester City Gagal Cegah Kebangkitan Sunderland, Ini Penyebabnya
    Manchester City Gagal Cegah Kebangkitan Sunderland, Ini Penyebabnya

    Sunderland susah payah mendapatkan hasil imbang melawan Manchester City . The Black Cats meraihnya karena tak gentar.

    Sunderland vs Man City berlangsung di Stadium of Light dalam lanjutan Liga Inggris, Jumat (2/1/2026) dini hari WIB. Pertandingan tuntas dengan skor 0-0.

    Pasukan Regis Le Bris cuma bisa banyak bertahan melawan The Citizens. Penguasaan bola Sunderland bahkan 32 persen dan Man City sebesar 68 persen.

  • **Geger Mayat dalam Karung di Kalbar: M Christina, Remaja 18 Tahun, Tewas Karena Utang Rp 700 Ribu**

    **Geger Mayat dalam Karung di Kalbar: M Christina, Remaja 18 Tahun, Tewas Karena Utang Rp 700 Ribu**

    **Geger Mayat dalam Karung di Kalbar: M Christina, Remaja 18 Tahun, Tewas Karena Utang Rp 700 Ribu**
    **Geger Mayat dalam Karung di Kalbar: M Christina, Remaja 18 Tahun, Tewas Karena Utang Rp 700 Ribu**

    Geger Penemuan Mayat dalam Karung di Kamar Kos Kalbar
    Warga Kalimantan Barat terkejut dengan penemuan mayat seorang remaja dalam karung di kamar kos di Gang Bengkawan, Jalan Bujang Malaka, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas. Korban, M Christina (18), warga asal Meliau, ditemukan tewas pada Kamis (1/1/2026) setelah pelaku membunuhnya karena masalah utang Rp 700 ribu pada Rabu (31/12/2025).
    Latar Belakang Tragedi
    M Christina bekerja di waralaba di wilayah Sangau. Pelaku, yang merupakan temannya sendiri, diduga tega menghabisi nyawanya karena permasalahan utang piutang. Polisi sedang memburu pelaku dan mengecek motif pasti pembunuhan ini.
    Dampak Sosial
    Kasus ini mengejutkan masyarakat, terutama para remaja yang bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tragedi ini juga menjadi peringatan penting tentang risiko utang dan pentingnya komunikasi yang baik dalam menangani masalah keuangan.
    Penutup
    Geger mayat dalam karung di Kalbar menjadi reminder akan bahaya utang yang tidak terkelola. M Christina adalah korban dari permasalahan yang bisa dicegah dengan edukasi finansial yang lebih baik. Apakah kita siap mencegah kasus serupa di masa depan?

  • **China Naikkan Pajak Kondom, Apakah Strategi Ini Akan Menambah Angka Kelahiran?**

    **China Naikkan Pajak Kondom, Apakah Strategi Ini Akan Menambah Angka Kelahiran?**

    **China Naikkan Pajak Kondom, Apakah Strategi Ini Akan Menambah Angka Kelahiran?**
    **China Naikkan Pajak Kondom, Apakah Strategi Ini Akan Menambah Angka Kelahiran?**

    Latar Belakang
    Pemerintah China kembali mengejutkan publik dengan kebijakan baru yang diresmikan pada 1 Januari 2026. Warga negara diharuskan membayar pajak penjualan alat kontrasepsi sebesar 13%. Keputusan ini dilatarbelakangi oleh upaya pemerintah untuk meningkatkan angka kelahiran di tengah ketakutan atas pertumbuhan penduduk yang melambat.
    Fakta Penting
    Kebijakan ini langsung menuai kontroversi di kalangan masyarakat. Para ahli menilai bahwa kenaikan pajak pada alat kontrasepsi tidak hanya tidak efektif dalam meningkatkan angka kelahiran, tetapi juga dapat menyebabkan dampak negatif jangka panjang. Beberapa analis ekonomi menyebutkan bahwa kebijakan ini mungkin tidak mampu mencapai tujuan yang diharapkan, bahkan berpotensi memicu masalah baru seperti peningkatan permintaan akan layanan kesehatan reproduksi atau peningkatan prevalensi kehamilan yang tidak diinginkan.
    Dampak
    Beberapa sumber terpercaya menyebutkan bahwa masyarakat mulai merasa cemas dengan kebijakan ini. Banyak yang khawatir bahwa kenaikan pajak akan membuat alat kontrasepsi menjadi lebih mahal dan tidak terjangkau bagi sebagian penduduk. Akibatnya, ini mungkin tidak hanya tidak efektif dalam meningkatkan angka kelahiran, tetapi juga dapat merugikan upaya pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat.
    Penutup
    Akankah kebijakan ini benar-benar mampu meningkatkan angka kelahiran di China, atau justru membawa lebih banyak masalah? Hanya waktu yang akan memberikan jawabannya. Namun, satu hal yang pasti, kebijakan ini telah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat dan menarik perhatian internasional.

  • Polisi Selidiki Kematian Tragis 3 Orang di Jakut: Apa yang Terjadi?

    Polisi Selidiki Kematian Tragis 3 Orang di Jakut: Apa yang Terjadi?

    Polisi Selidiki Kematian Tragis 3 Orang di Jakut: Apa yang Terjadi?
    Polisi Selidiki Kematian Tragis 3 Orang di Jakut: Apa yang Terjadi?

    Tiga orang satu keluarga ditemukan tewas dalam rumah di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan satu lainnya dilarikan ke rumah sakit. Polisi saat ini masih menyelidiki kematian para korban.

    “Masih dalam penyelidikan,” kata Kasi Humas Polres Jakut Kasi Ipda Maryati, saat dihubungi wartawan, Jumat (2/1/2026).

    Maryati menambahkan pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan sekeluarga yang meninggal itu. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi untuk membuat terang kejadian tersebut.

  • Seks di Luar Nikah Jadi Delik Aduan, Yusril Tegaskan dalam KUHP Baru

    Seks di Luar Nikah Jadi Delik Aduan, Yusril Tegaskan dalam KUHP Baru

    Seks di Luar Nikah Jadi Delik Aduan, Yusril Tegaskan dalam KUHP Baru
    Seks di Luar Nikah Jadi Delik Aduan, Yusril Tegaskan dalam KUHP Baru

    Menko Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham-Imipas) Yusril Ihza Mahendra menyebut berlakunya KUHP dan KUHAP yang baru menandai berakhirnya era hukum pidana kolonial selama lebih dari satu abad. Yusril menyebut KUHP dan KUHAP baru lebih manusiawi, modern, dan adil.

    “Pemberlakuan KUHP Nasional dan KUHAP baru hari ini merupakan momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia. Kita secara resmi meninggalkan sistem hukum pidana kolonial dan memasuki era penegakan hukum yang lebih manusiawi, modern, dan berkeadilan,” kata Menko Yusril dalam pesannya, Jumat (2/1/2026).

  • Kandidat Kuat Manajer Baru Chelsea: Liam Rosenior – Update 1

    Kandidat Kuat Manajer Baru Chelsea: Liam Rosenior – Update 1

    Kandidat Kuat Manajer Baru Chelsea: Liam Rosenior - Update 1
    Kandidat Kuat Manajer Baru Chelsea: Liam Rosenior – Update 1

    Chelsea berpisah dengan Enzo Maresca. Kursi manajer diyakini akan segara ditempati Liam Rosenior, pelatih muda dari Strasbourg!

    Chelsea dan Enzo Maresca berpisah. Meski Maresca sukses persembahkan titel UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub, hasil buruk belakangan ini membuatnya tidak aman.

  • [contoh judul]

    [contoh judul]

    [contoh judul]
    [contoh judul]

    Sebuah video yang memperlihatkan aksi dua anak perempuan di Sidoarjo mencoba menghentikan laju kereta, viral di media sosial. Aksi berbahaya tersebut diduga dipicu keisengan.

    Dilansir detikJatim , dalam video berdurasi sekitar 25 detik tersebut, terlihat salah satu anak perempuan berlari menyeberangi jalur rel kereta. Bocah itu bahkan sempat berhenti beberapa detik di tengah lintasan sambil mengangkat kedua tangannya, seolah hendak menghentikan kereta yang melintas dari arah Sidoarjo menuju Mojokerto.

    Kedua anak perempuan tersebut diketahui merupakan kakak beradik, warga Kecamatan Candi, Sidoarjo, dengan usia sekitar 12 tahun. Usai ditelusuri, peristiwa itu terjadi pada Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 17.20 WIB di KM 31+½ lintasan kereta api Sidoarjo arah Tulangan.

  • KUHP-KUHAP Baru Berlaku, NasDem Peringatkan Masyarakat Tentang Ancaman Provokasi

    KUHP-KUHAP Baru Berlaku, NasDem Peringatkan Masyarakat Tentang Ancaman Provokasi

    KUHP-KUHAP Baru Berlaku, NasDem Peringatkan Masyarakat Tentang Ancaman Provokasi
    KUHP-KUHAP Baru Berlaku, NasDem Peringatkan Masyarakat Tentang Ancaman Provokasi

    Kapoksi Partai NasDem Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, mengatakan penerapan KUHP dan KUHAP yang berlaku hari ini diharapkan bisa menjadi panduan bagi aparat penegak hukum. Rudianto Lallo mengatakan aturan tersebut merupakan wajah baru penegakan hukum yang menjunjung hak asasi manusia (HAM).

    “Bagaimana kemudian warga negara dengan negara ini equal, setara. Warga negara yang dituduh melanggar hukum diwakili oleh advokat, dan advokat juga diberi posisinya diangkat, jadi ada equal antara citizen dengan negara, negara diwakili oleh penegak hukum, jaksa, polisi. Ini wajah baru dengan watak karakter baru yang menjunjung nilai-nilai hak asasi manusia,” kata Rudianto dihubungi, Jumat (2/1/2026).

  • “Guardiola: Man City Gagal Konversi Peluang, Imbangi Sunderland 0-0”

    “Guardiola: Man City Gagal Konversi Peluang, Imbangi Sunderland 0-0”

    “Guardiola: Man City Gagal Konversi Peluang, Imbangi Sunderland 0-0”

    Pertandingan yang Menjanjikan
    Manchester City menempatkan harapan tinggi saat melawat ke markas Sunderland di Stadium of Light, Jumat (2/1) dinihari WIB. Namun, pertandingan tersebut berakhir dengan skor 0-0 yang mengecewakan. Pep Guardiola, pelatih Manchester City, menerima hasil imbang ini dengan pahit, terutama karena timnya gagal memanfaatkan peluang emas untuk mencetak gol dari jarak dekat.
    Analisis Kinerja Man City
    Dari awal pertandingan, Manchester City tampil agresif dengan mencoba membangun serangan ke gawang Sunderland. Namun, produktivitas mereka terhenti karena kurangnya akurasi dalam finis. Menurut data liga, Man City hanya mampu melakukan dua percobaan射门 dalam paruh pertama, dengan hanya satu yang mengarah ke gawang. Kegagalan ini membuat skuat asuhan Guardiola merasa frustrasi, terutama karena Sunderland mampu bertahan dengan solid dan bahkan memberikan ancaman kembali.
    Setelah jeda istirahat, Man City akhirnya menunjukkan perbaikan dalam performa. Mereka meningkatkan kontrol bola dan menciptakan lebih banyak peluang. Namun, sayangnya, finishing akhir yang kurang tajam tetap menjadi masalah utama. Guardiola menyoroti masalah ini sebagai titik kritis yang perlu diperbaiki sebelum pertandingan berikutnya.
    Pandangan Pelatih
    Pep Guardiola, dalam konferensi pers setelah pertandingan, mengakui bahwa performa Man City dalam mengonversi peluang menjadi gol adalah area yang perlu ditingkatkan. “Kami memiliki peluang, tetapi sayangnya tidak mampu mengonversinya menjadi gol. Ini adalah masalah yang harus segera kita atasi,” ujar Guardiola.
    Prediksi dan Rekomendasi
    Untuk pertandingan berikutnya, Man City harus fokus pada aspek finishing dan kreativitas dalam area penyerangan. Dengan perbaikan di sektor tersebut, skuat asuhan Guardiola diyakini mampu menghindari hasil imbang yang tidak produktif seperti di hadapan Sunderland. Para penggemar Man City disarankan untuk tetap mendukung tim meski dalam masa-masa sulit, karena perbaikan sedikit demi sedikit pasti akan memberikan hasil yang lebih baik.