Penulis: admin

  • Tragedi Tersembunyi: 3 Jasad Sekeluarga di Jakut dengan Mulut Berbusa, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

    Tragedi Tersembunyi: 3 Jasad Sekeluarga di Jakut dengan Mulut Berbusa, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

    Tragedi Tersembunyi: 3 Jasad Sekeluarga di Jakut dengan Mulut Berbusa, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
    Tragedi Tersembunyi: 3 Jasad Sekeluarga di Jakut dengan Mulut Berbusa, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

    Tiga orang sekeluarga di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, diduga tewas karena keracunan. Polisi menyebut ketiganya tewas dengan kondisi mulut berbusa.

    “Dari pemeriksaan awal, dari kasatmata, keluar busa dari ketiga mayat tersebut,” kata Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Utara Iptu Seno Adji Pradana, dilansir Antara , Jumat (2/1/2026).

    Ketiga jasad tersebut merupakan satu keluarga, terdiri atas dua perempuan dan satu orang laki-laki.

  • Kematian Tragis 3 Anggota Keluarga di Jakut: Puslabfor Olah TKP dalam Penyelidikan

    Kematian Tragis 3 Anggota Keluarga di Jakut: Puslabfor Olah TKP dalam Penyelidikan

    Kematian Tragis 3 Anggota Keluarga di Jakut: Puslabfor Olah TKP dalam Penyelidikan
    Kematian Tragis 3 Anggota Keluarga di Jakut: Puslabfor Olah TKP dalam Penyelidikan

    Satu keluarga ditemukan tewas di rumah kawasan Tanjung Priok , Jakarta Utara (Jakut). Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi.

    Pantauan detikcom di Warakas III Gang 10, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (2/1/2026), tampak Puslabfor mulai mendatangi lokasi pukul 15.43 WIB. Mereka membawa sejumlah peralatan untuk melakukan olah TKP.

  • **Kapan FIFA Resmi Terapkan Aturan Offside Baru dari Wenger?**

    **Kapan FIFA Resmi Terapkan Aturan Offside Baru dari Wenger?**

    **Kapan FIFA Resmi Terapkan Aturan Offside Baru dari Wenger?**
    **Kapan FIFA Resmi Terapkan Aturan Offside Baru dari Wenger?**

    Pendahuluan
    Aturan offside menjadi salah satu aspek krusial dalam sepak bola yang terus mengalami perkembangan. FIFA saat ini sedang menguji ide revolusioner dari mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger. Ide ini mengubah definisi offside dengan menyatakan bahwa seorang pemain akan dianggap offside jika seluruh tubuhnya berada di depan bek terakhir. Pertanyaannya, kapan aturan ini akan resmi diterapkan?
    Jalannya Pertandingan
    Perubahan aturan offside ini diproyeksikan akan mengubah dinamika pertandingan. Dengan sistem VAR yang sudah mapan, wasit akan memiliki alat bantu yang lebih akurat untuk menentukan apakah seorang pemain berada dalam posisi offside. Namun, implementasi aturan ini tidak hanya mempengaruhi ofensif, tetapi juga strategi pertahanan. Pelatih mungkin harus merevisi taktik mereka untuk menyesuaikan dengan perubahan ini.
    Statistik Kunci
    Menurut data liga Eropa, rata-rata ada 2-3 keputusan offside yang kontroversial per pertandingan. Dengan aturan baru, jumlah keputusan kontroversial ini diprediksi akan berkurang hingga 40%. Namun, pengimplementasian awal mungkin menimbulkan adaptasi yang sulit, terutama untuk pemain dan wasit yang sudah terbiasa dengan aturan sebelumnya.
    Pandangan Pelatih
    Pelatih-pelatih top seperti Pep Guardiola dan Jurgen Klopp sudah mengekspresikan minatnya terhadap perubahan ini. Mereka menganggap aturan baru ini akan membuat permainan lebih seimbang dan mengurangi insiden offside yang tidak adil. Namun, beberapa pelatih juga khawatir bahwa perubahan ini mungkin mengganggu aliran pertandingan.
    Penutup
    FIFA diprediksi akan memperkenalkan aturan offside baru dalam waktu dekat, mungkin pada musim 2024. Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan kualitas pertandingan dan memastikan keadilan di lapangan. Bagi para penggemar bola, penting untuk tetap mengikuti informasi terbaru dari FIFA untuk mengetahui perkembangan terkini.

  • Tragedi Mencekam: Cerita Warga Saat 3 Orang Sekeluarga Ditemukan Tewas dalam Rumah di Jakut

    Tragedi Mencekam: Cerita Warga Saat 3 Orang Sekeluarga Ditemukan Tewas dalam Rumah di Jakut

    Tragedi Mencekam: Cerita Warga Saat 3 Orang Sekeluarga Ditemukan Tewas dalam Rumah di Jakut
    Tragedi Mencekam: Cerita Warga Saat 3 Orang Sekeluarga Ditemukan Tewas dalam Rumah di Jakut

    Tiga orang sekeluarga ditemukan tewas di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara ( Jakut ). Warga menceritakan para korban awalnya ditemukan keluarganya yang pulang bekerja.

    Anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Warakas, Zen, mengatakan pihak pertama yang mengetahui ketiga korban meninggal dunia ialah Dafi, pria yang merupakan anak korban.

    “Jadi si Dafi baru pulang kerja, terus teriak ‘Pak RT, Pak RT’. Posisi saya datang pas Dafi teriak-teriak,” kata Zen kepada wartawan di lokasi, Jalan Warakas 5, Gang 10, Tanjung Priok, Jumat (2/1/2026).

  • “Wisata Ramai, Kakorlantas Peringatkan: Anggota Waspada, Kemanan Jadi Utama!”

    “Wisata Ramai, Kakorlantas Peringatkan: Anggota Waspada, Kemanan Jadi Utama!”

    “Wisata Ramai, Kakorlantas Peringatkan: Anggota Waspada, Kemanan Jadi Utama!”

    Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyebut tempat wisata masih ramai dikunjungi warga pada akhir libur Natal dan tahun baru ( Nataru ). Dia pun meminta anggotanya tetap siaga melakukan pengamanan.

    “Tempat-tempat wisata masih ada peningkatan kunjungan masyarakat. Tadi saya ngecek di Malang Raya, Batu, sudah sangat kondusif, jadi ada pergerakan pengunjung, tidak terlalu signifikan,” kata Irjen Agus dalam apel KRYD di Command Center Km 29, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (2/1/2026).

    Irjen Agus mengatakan telah memantau sejumlah kawasan yang menuju tempat wisata. Menurutnya, lalu lintasnya masih terpantau kondusif dan terkendali.

  • Tragedi Mengerikan: Ibu dan Dua Anaknya Tewas Diduga Keracunan di Rumah Jakut

    Tragedi Mengerikan: Ibu dan Dua Anaknya Tewas Diduga Keracunan di Rumah Jakut

    Tragedi Mengerikan: Ibu dan Dua Anaknya Tewas Diduga Keracunan di Rumah Jakut
    Tragedi Mengerikan: Ibu dan Dua Anaknya Tewas Diduga Keracunan di Rumah Jakut

    Tragedi Menyedihkan diJakut
    Tiga jenazah ditemukan di rumah yang berada di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut). Tiga korban merupakan ibu dan dua anaknya. Kejadian ini mengguncangkan masyarakat setempat.
    Latar Belakang
    “Jadi ibu ini punya anak empat, yang meninggal anak paling tua, sama bungsu,” ujar anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Warakas, Zen, kepada wartawan, Jumat (2/1/2026). Dari keterangan yang diperoleh, korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di dalam rumah.
    Fakta Penting
    Warga setempat mengungkapkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan atau perampokan di rumah tersebut. Dugaan keracunan menjadi fokus utama penyelidikan. Pihak kepolisian sudah turun tangan untuk menyelidiki penyebab kematian yang diduga akibat keracunan tersebut.
    Dampak Sosial
    Tragedi ini menimbulkan rasa shock dan duka yang mendalam di kalangan masyarakat Jakut. Warga berharap agar kasus ini segera terungkap dan pihak yang bertanggung jawab dapat diproses hukum.
    Penutup
    Kematian ibu dan dua anaknya menorehkan luka dalam di hati masyarakat. Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan rumah tangga dan pentingnya pencegahan dini terhadap risiko keracunan. Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian.

  • Liverpool Vs Leeds: The Reds Nggak Oke Lawan Tim Promosi, Benarkah Anfield Sudah Tidak Menakutkan Lagi?

    Liverpool Vs Leeds: The Reds Nggak Oke Lawan Tim Promosi, Benarkah Anfield Sudah Tidak Menakutkan Lagi?

    Liverpool Vs Leeds: The Reds Nggak Oke Lawan Tim Promosi, Benarkah Anfield Sudah Tidak Menakutkan Lagi?
    Liverpool Vs Leeds: The Reds Nggak Oke Lawan Tim Promosi, Benarkah Anfield Sudah Tidak Menakutkan Lagi?

    Liverpool hanya bermain imbang melawan Leeds United . Hasil ini memperpanjang tren kurang sip Liverpool melawan tim promosi di Premier League musim ini.

    Laga Liverpool vs Leeds di pekan ke-19 Premier League digelar di Anfield, Jumat (2/1/2026) dini hari WIB. Kedua tim harus puas berbagi poin usai bermain imbang 0-0.

    Itu berarti Liverpool selalu imbang dalam tiga pertandingan terakhir melawan tim promosi. Puasa kemenangan terpanjang melawan tim promosi sebelumnya adalah pada April 2021, saat Liverpool gagal menang di empat laga.

  • “Hasnaeni ‘Wanita Emas’ Kembali Bertarung di Pengadilan, Ajukan PK Ke-2 dengan Vonis 5 Tahun Bui di Kasus Korupsi”

    “Hasnaeni ‘Wanita Emas’ Kembali Bertarung di Pengadilan, Ajukan PK Ke-2 dengan Vonis 5 Tahun Bui di Kasus Korupsi”

    “Hasnaeni ‘Wanita Emas’ Kembali Bertarung di Pengadilan, Ajukan PK Ke-2 dengan Vonis 5 Tahun Bui di Kasus Korupsi”

    Hasnaeni Moein atau Wanita Emas mengajukan permohonan peninjauan kembali (PK) kedua terkait kasus korupsi dana PT Waskita Beton Precast Tbk pada 2016-2020. Permohonan PK ini didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada awal bulan lalu.

    “Benar, bahwa Kepaniteraan Pengadilan Tipikor Jakarta telah menerima permohonan PK kedua atas nama Hasnaeni terkait putusan 31/Pid.Sus-TPK/2023/PN.Jkt.Pst. Permohonan PK kedua itu didaftarkan pada 4 Desember 2025,” kata juru bicara Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Andi Saputra, dalam keterangannya, Jumat (2/1/2026).

  • MU Targetkan Jean-Philippe Mateta, Tandem Baru untuk Lini Tengah?

    MU Targetkan Jean-Philippe Mateta, Tandem Baru untuk Lini Tengah?

    MU Targetkan Jean-Philippe Mateta, Tandem Baru untuk Lini Tengah?
    MU Targetkan Jean-Philippe Mateta, Tandem Baru untuk Lini Tengah?

    Manchester United masih belum puas dengan lini serang yang ada. Setan Merah dikabarkan mau rekrut Jean-Philippe Mateta dari Crystal Palace.

    Manchester United punya Benjamin Sesko dan Joshua Zirkzee sebagai penyerang tengah. Ada Rasmus Hojlund yang dipinjamkan ke Napoli, disertakan opsi pembelian permanen.

  • Tragedi Listrik Maut: Pemuda Bogor Tewas Saat Hendak Ambil Daun Salam

    Tragedi Listrik Maut: Pemuda Bogor Tewas Saat Hendak Ambil Daun Salam

    Tragedi Listrik Maut: Pemuda Bogor Tewas Saat Hendak Ambil Daun Salam
    Tragedi Listrik Maut: Pemuda Bogor Tewas Saat Hendak Ambil Daun Salam

    Pemuda berinisial FP (21) meregang nyawa tersengat listrik di Desa Waringin Jaya, Kecamatan Bojonggede, Bogor, Jawa Barat. Korban meninggal dunia di atas pohon.

    “Iya meninggal di pohon, bapaknya nggak bisa berbuat apa-apa,” kata Kapolsek Bojonggede AKP Abdullah kepada wartawan, Jumat (2/1/2026).