
Paragraf Pembuka
Di tahun baru 2026, Jakarta Selatan kembali diguncang oleh tawuran antarwarga di underpass Manggarai. Dua hari berturut-turut, kekerasan terjadi di lokasi tersebut, menandai bahwa tahun baru tak membawa perubahan positif bagi kawasan ini.
Latar Belakang
Tawuran pertama terjadi pada Kamis (1/1) saat waktu magrib, melibatkan sekitar 20 orang dari Gang Tuyul RW 04 dan warga Magasen RW 12 Kelurahan Manggarai. Kapolsek Tebet, Kompol Iwan Gunawan, mengungkapkan bahwa insiden ini diketahui setelah suara ledakan dari petasan terdengar di kolong flyover, tepat pukul 18.10 WIB.
Fakta Penting
Insiden ini menunjukkan bahwa masalah tawuran di kawasan Manggarai tak kunjung teratasi, meski sudah menjadi sorotan publik selama bertahun-tahun. Polisi telah mengambil langkah-langkah untuk menangani situasi, namun akar masalah seperti ketegangan antarwarga dan kurangnya upaya pencegahan lebih dini masih menjadi tantangan utama.
Dampak
Tawuran ini tidak hanya mengganggu ketertiban umum tetapi juga menciderai citra kota Jakarta sebagai tempat yang aman. Dampaknya juga dirasakan oleh warga sekitar, yang terpaksa menghentikan aktivitas karena ketakutan akan terjadi insiden serupa.
Penutup
Apakah tahun baru ini akan menjadi momentum untuk menyelesaikan masalah tawuran di Manggarai, ataukah tradisi lama ini akan terus berlanjut? Pemerintah dan warga setempat perlu bekerja sama lebih keras untuk mencari solusi jangka panjang dan memastikan bahwa kekerasan tak lagi menjadi bagian dari kawasan ini.
Tinggalkan Balasan