**AI Dikhawatirkan Picu Siswa Malas, Mendikdasmen: Tulis Tangan Diaktifkan Lagi**

**AI Dikhawatirkan Picu Siswa Malas, Mendikdasmen: Tulis Tangan Diaktifkan Lagi**
**AI Dikhawatirkan Picu Siswa Malas, Mendikdasmen: Tulis Tangan Diaktifkan Lagi**

Latar Belakang
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menanggapi khawatirnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang dapat menyebabkan kemalasan intelektual pada murid. Dalam tanggapannya, Mu’ti mengumumkan bahwa pihaknya akan kembali mengaktifkan kegiatan tulis tangan sebagai upaya untuk mengimbangi pengaruh negatif AI dalam pendidikan.
Fakta Penting
Mu’ti menjelaskan bahwa pendekatan pendidikan yang akan diterapkan adalah kombinasi antara pembelajaran digital dan model tradisional. “Kami mengombinasikan pembelajaran digital dengan model yang konvensional atau tradisional. Misalnya, kegiatan menulis kita aktifkan lagi sekarang,” ujar Mu’ti dalam jumpa pers di kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).
Dampak
Langkah ini diharapkan mampu mengurangi dampak negatif AI pada kemampuan berpikir kritis dan kreativitas murid. Dengan mengaktifkan kembali kegiatan tulis tangan, pemerintah berharap para siswa dapat tetap terlatih dalam aspek-aspek penting seperti ketelitian, konsentrasi, dan pengembangan keterampilan motorik halus.
Penutup
Upaya Mendikdasmen Abdul Mu’ti ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi dan tradisi pendidikan yang berharga. Dengan menggabungkan AI dan kegiatan tulis tangan, diharapkan generasi muda Indonesia dapat tetap berkembang secara integral di era digital saat ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *