
Pertandingan yang Mengecewakan
Persija Jakarta harus menerima kekalahan 0-2 dari Arema FC pada pekan ke-20 Super League 2025/26. Kekalahan ini terjadi di hadapan 50 ribu penonton di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (8/2/2026). Mauricio Souza, pelatih Persija, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas kondisi tim yang tidak lengkap.
Analisis Kinerja Tim
Kekalahan ini dipicu olehabsennya sejumlah pemain andalan seperti Jordi Amat, Bruno Tubarao, Allano Brendon de Souza Lima, dan Hanif Sjahbandi. Kehadiran mereka diperlukan untuk meningkatkan daya serang dan pertahanan tim. Tanpa mereka, Persija terlihat kurang dominan di lapangan.
Gabriel Silva menjadi pemain kunci Arema dengan mencetak dua gol pada akhir laga. Gol pertama terjadi di menit ke-85 dan gol kedua di menit ke-92, yang membuat Persija tidak bisa menanggapi serangan balik Arema.
Pandangan Pelatih
Mauricio Souza menyoroti dampak absennya pemain-pemain utama terhadap performa tim. Menurutnya, kondisi ini menjadi beban berat untuk meraih hasil positif. “Kami sudah berusaha keras, namun kondisi tim yang tidak lengkap membuat pertandingan ini menjadi sulit,” ungkap Souza.
Prediksi untuk Masa Depan
Untuk pertandingan selanjutnya, Persija perlu memastikan ketersediaan pemain-pemain andalannya. Dengan skuat yang lebih lengkap, tim bisa lebih kompetitif dan menghindari hasil yang serupa. Fans Persija juga diharapkan terus memberikan dukungan, meski kondisi tim saat ini belum optimal.
Tinggalkan Balasan