
Kronologi Mengerikan: Joko Santoso (53) Meninggal Usai Gempa
Seorang warga Pacitan, Joko Santoso (53), menjadi korban gempa bumi berkekuatan M 6,2 yang mengguncang wilayah tersebut. Menurut Aiptu Thomas Alim Suheni dari Sie Humas Polres Pacitan, Joko meninggal dunia setelah berhasil melakukan evakuasi mandiri bersama keluarganya saat guncangan keras terjadi.
Latar Belakang
Sebagai warga Dusun Krajan Kidul, Desa Tanjungpuro, Pacitan, Joko diketahui berada di luar rumah bersama istri dan anaknya saat gempa berkekuatan tinggi melanda. Namun, sayangnya, kondisinya tidak stabil setelah kejadian tersebut, dan dia akhirnya meninggal dunia. Jenazahnya sudah dimakamkan dengan layak.
Fakta Penting
Gempa M 6,2 yang terjadi pada Jumat (6/2/2026) tersebut tidak hanya merenggut nyawa Joko, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada infrastruktur di wilayah setempat. Aiptu Thomas mengatakan bahwa evakuasi mandiri yang dilakukan Joko menjadi perhatian khusus, mengingat tingkat kerusakan yang tinggi di sekitar rumahnya.
Dampak Sosial
Kematian Joko menjadi perhatian publik, terutama karena gempa ini menimbulkan rasa ketakutan di kalangan warga Pacitan. Masyarakat mulai lebih waspada terhadap ancaman gempa dan bencana alam lainnya.
Penutup
Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan pengetahuan tentang langkah-langkah evakuasi yang tepat saat bencana alam terjadi. Pihak berwenang pun diharapkan dapat meningkatkan infrastruktur dan sistem peringatan dini untuk mencegah korban lebih banyak di masa depan.
Tinggalkan Balasan