Latar Belakang
Eyang Meri, istri Kapolri ke-5 Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso dan Meriyati Hoegeng, telah meninggal dunia pada usia 100 tahun. Dalam momentum ini, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan rasa simpati dengan mengirimkan karangan bunga ke rumah duka di Pesona Khayangan, Depok.
Fakta Penting
Pantauan detikcom di lokasi, karangan bunga dari Presiden Prabowo bertuliskan ‘Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Meriyati Hoegeng’. Selain itu, Wapres Gibran dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga ikut memberikan bunga. Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menjadi salah satu pejabat yang turut menghormati Eyang Meri.
Dampak Sosial
Kehadiran karangan bunga dari para pemimpin negara menunjukkan rasa hormat dan solidaritas yang kuat terhadap Eyang Meri. Kehidupan yang panjang dan dedikasi Eyang Meri menjadi inspirasi bagi masyarakat.
Penutup
Meninggalnya Eyang Meri Hoegeng pada usia 100 tahun menjadi pengingat tentang pentingnya nilai-nilai kekeluargaan dan dedikasi. Melalui penghormatan dari Prabowo-Gibran dan tokoh lainnya, sosok Eyang Meri akan selalu dipercayakan dalam hati masyarakat.
Tinggalkan Balasan