Latar Belakang
Tanah amblas yang melanda Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, kembali merebak dengan kecepatan yang mengejutkan. Fenomena ini tidak hanya merusak perkebunan warga, tetapi juga mengancam jalan lintas antar kabupaten yang vital untuk mobilitas masyarakat.
Fakta Penting
Menurut laporan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Tengah, penampakan tanah amblas sudah merusak lebih dari 20 hektar lahan pertanian dan menyebabkan jalan lintas antara Aceh Tengah-Bener Meriah terputus total. Sejumlah truk dan mobil yang melintas tertahan karena akses jalan menjadi tidak aman.
Dampak
Warga setempat mengeluhkan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan. Banyak petani kehilangan sumber pendapatan karena lahan mereka tercela. Selain itu, jeda transportasi yang panjang membuat harga bahan pangan di daerah tersebut melonjak. Pemerintah daerah sudah memulai evakuasi dan penanganan darurat, namun proses rehabilitasi diperkirakan membutuhkan waktu hingga enam bulan.
Penutup
Fenomena tanah amblas ini menjadi teguran bagi pemerintah untuk lebih serius dalam menangani isu bencana alam di Aceh. Tanpa tindakan preventif yang lebih efektif, dampak bencana seperti ini bisa terjadi kembali dan lebih merusak di masa depan.
Tinggalkan Balasan