
Protes Tiket Mahal, Pemudik Lansia Asrul Dipersulit di Pelabuhan Ciwandan
Asrul (72), warga Bekasi, Jawa Barat, menjadi sorotan setelah protes keras di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten. Pria yang hendak mudik ke Padang, Sumatera Barat, ini marah karena diminta membayar tiket kapal hampir dua kali lipat lebih mahal dari harga yang seharusnya.
Latar Belakang
Asrul mengaku menerima tiket dari petugas pengecekan tiket, namun di Ciwandan, ia diberikan tiket dengan harga yang lebih tinggi. Dia tiba di pelabuhan Minggu malam (16/3/2026) pukul 23.00 WIB, namun tak memiliki tiket online yang dibutuhkan. Sebelumnya, Asrul sempat ke Pelabuhan Merak, namun diarahkan ke Ciwandan karena menggunakan sepeda motor.
Fakta Penting
Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan tentang transparansi harga tiket dan layanan di pelabuhan. Seorang sumber di Ciwandan mengatakan bahwa tiket online adalah syarat utama untuk boarding, namun tidak jelas mengapa Asrul mendapat tiket lebih mahal dari petugas.
Dampak
Kasus Asrul mengejutkan publik, terutama para pemudik yang sudah berusia lanjut. Ini menjadi reminder penting untuk memastikan informasi tiket dan layanan pelabuhan lebih transparan. Apakah ini indikasi masalah sistemik di Ciwandan, atau hanya kesalahan individual petugas?
Penutup
Protes Asrul tidak hanya menjadi masalah pribadi, tetapi juga mengekspos celah dalam sistem tiket pelabuhan. Pihak terkait harus segera menanggapi untuk mencegah kasus serupa terjadi kembali.
Tinggalkan Balasan