
Latar Belakang
Pada 25 Januari 1995, dunia mengalami momen menegangkan yang hampir memicu kiamat. Roket milik pemerintah Norwegia yang diluncurkan untuk mempelajari Cahaya Utara disalahartikan oleh Rusia sebagai misil nuklir yang sedang menuju Moskow. Bagaimana bisa?
Selama lebih dari satu jam di musim dingin lebih dari dua dekade silam, dunia mengalami momen menegangkan yang membangkitkan mimpi buruk Perang Dingin. Berawal dari Rabu sore, teknisi militer yang bertugas di stasiun radar di Rusia utara melihat titik mencurigakan di layar mereka.
Titik tersebut terpantau merupakan roket yang tengah naik dengan cepat usai diluncurkan dari lepas pantai Norwegia.
Fakta Penting
Roket cuaca Norwegia tersebut diluncurkan dengan maksud baik, yaitu untuk meneliti fenomena alam seperti Cahaya Utara. Namun, sistem radar Rusia gagal mengenali roket tersebut sebagai benda tidak berbahaya.
Fakta yang lebih mengejutkan adalah, selama lebih dari satu jam, dunia berada di ambang perang nuklir. Pihak militer Rusia bahkan telah siap untuk membalas dengan serangan balik yang dapat menghancurkan dunia.
Dampak
Insiden ini menunjukkan betapa rentannya sistem pertahanan global dan bagaimana kesalahpahaman sederhana dapat memicu bencana besar. Sejak saat itu, Rusia dan Norwegia telah meningkatkan komunikasi dan kemitraan untuk mencegah insiden serupa terjadi kembali.
Sampai hari ini, kisah roket cuaca Norwegia tetap menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya kerjasama internasional dan pencegahan konflik. Bagaimana jika waktu satu jam itu tidak cukup untuk menghindari perang nuklir? Pertanyaan itu terus menghantui kita semua.
Tinggalkan Balasan