Perundingan Nuklir Iran-AS Dimulai dengan Atmosfer Positif
Iran menyebut perundingan nuklir dengan Amerika Serikat (AS), yang dimediasi Oman, sebagai “awal yang baik.” Kedua pihak sepakat melanjutkan negosiasi, namun Teheran menekankan pentingnya AS menghindari “ancaman dan tekanan” untuk memastikan pembicaraan dapat berlangsung dengan lancar.
Latar Belakang
Perundingan ini digelar usai serangkaian ancaman AS, yang terjadi setelah kekerasan polisi Iran terhadap demonstran anti-pemerintah beberapa waktu lalu. Selain itu, Washington juga mengerahkan armada kapal induk ke Timur Tengah, meningkatkan ketegangan regional.
Fakta Penting
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memimpin delegasi Teheran dalam pembicaraan di Muscat, ibu kota Oman, pada Jumat (6/2/2026). Menurut Reuters dan AFP, Araghchi memuji “atmosfer positif” dalam diskusi dengan AS, meski tetap menekankan pentingnya menghindari konfrontasi.
Dampak
Pernyataan ini menandai langkah positif dalam upaya normalisasi hubungan antara Iran dan AS, namun tantangan tetap berada di depan. Ancaman dan tekanan dari AS, jika terus dilanjutkan, dapat mengancam proses negosiasi yang baru dimulai.
Penutup
Sementara Teheran terbuka untuk melanjutkan pembicaraan, AS diminta untuk menunjukkan kewibawaan dan menghindari langkah-langkah yang dapat merusak atmosfer damai yang baru terjalin. Apakah ini pertanda awal dari perubahan positif dalam hubungan kedua negara, ataukah hanya janji kosong? Hanya waktu yang akan memberikan jawaban.
Tinggalkan Balasan